Minggu, 21 Desember 2025

I KNOW WHAT YOU DID LAST SUMMER (2025)

 I KNOW WHAT YOU DID LAST SUMMER (2025)


I Know What You Did Last Summer mengikuti tren dunia horor (termasuk pedang tentunya) belakangan, dengan melahirkan sekuel legacy untuk menyatukan karakter lama dan baru. Tapi terkait cara eksekusi, ia masih membawa nuansa lama. Semuanya familiar, sebagaimana musim panas 1997 kala si "nelayan pembunuh" kali pertama melancarkan aksinya. Setidaknya film ini mampu memperbaiki beberapa elemen yang digarap setengah matang oleh versi aslinya.

Gerombolan muda-mudi Southport generasi barunya masih berbagi ciri serupa Julie (Jennifer Love Hewitt) dan kawan-kawan dahulu. Ava (Chase Sui Wonders) adalah protagonis pemilik kompas moral, Danica (Madelyn Cline) merupakan pemegang gelar "Croaker Queen" yang berpacaran dengan Teddy (Tyriq Withers) si putra keluarga kaya, sedangkan Milo (Jonah Hauer-King) menjadi love interest dari Ava. Hanya saja di sini ada tambahan orang kelima dalam diri Stevie (Sarah Pidgeon) yang sempat menjauh dari teman-temannya akibat masalah pribadi.

Minimal di tangan Jennifer Kaytin Robinson, sosok "The Fisherman" lebih banyak bersenang-senang saat menangani mangsa dibandingkan pendahulunya dari 28 tahun lalu. Entah sekedar membiarkan para korban tenggelam dalam ketakutan sebelum benar-benar mati, atau memajang tubuh mereka sebagai karya seni sadis yang ia banggakan. 

Sederhananya, I Know What You Did Last Summer versi 2025 terasa lebih menyenangkan dari seniornya. Apalagi jumlah mayat yang jatuh ditambah lipatan ganda, meski poin ini seolah juga dipakai sebagai cara untuk mengakhiri kematian jajaran karakter utamanya. Orang-orang yang terlibat dalam kecelakaan di musim panas kembali menjadi incaran, namun kali ini naskahnya memberi alasan yang lebih masuk akal.

Sebuah twist di babak ketiga, yang berpotensi menyulut kontroversi di kalangan pecinta franchise-nya, hadir sebagai penegas bahwa serangkaian pembunuhannya bukan semata-mata perihal balas dendam, melainkan dampak trauma berkepanjangan yang berujung melahirkan sosok psikopat mematikan. Dari situlah Robinson dan McKendrick menyelipkan perihal gender ke dalam naskah.

Bagaimana keengganan laki-laki menangani luka secara layak atas nama maskulinitas justru membuat mereka jauh lebih rapuh dibandingkan perempuan yang cenderung lebih terbuka, juga terkait cara filmnya enggan memposisikan perempuan sebagai korban dalam film smasher melalui cara yang cukup "ekstrim". Di musim panas tahun 2025, perempuan adalah sosok penyalin.

Kelimanya berkumpul guna berkeluarga Danica dan Teddy, mabuk-mabukan di tengah jalanan tepi jurang pada malam hari, hingga lewatlah sebuah mobil yang terjatuh ke jurang karena oleng setelah berusaha menghindari mereka. Filmnya menukar peran "penabrak dan tertabrak", namun setelahnya, semua berjalan sesuai skenario lama. Pesan "Aku tahu apa yang kamu lakukan musim panas lalu" diterima, lalu satu per satu dari mereka jadi incaran pembunuh bersenjatakan kait es.?

Bedanya, naskah yang ditulis oleh sang sutradara, Jennifer Kaytin Robinson, bersama Leah McKendrick, menaruh lebih banyak perhatian pada elemen misteri whodunit yang di film aslinya bak pernak-pernik tak bermakna. Jumlah tersangka ditambah, tanda tanya mengenai identitas pelaku pun dipertebal. Nantinya Julie dan Ray (Freddie Prinze Jr.) hadir melengkapi status film ini sebagai sekuel warisan dengan mengemban peran sebagai penasihat, sementara Helen Shivers (Sarah Michelle Gellar) "dihidupkan lagi" menggunakan metode yang cukup cerdik untuk ukuran pedang remaja. 

Terkait metode eksekusi yang si pembunuh pakai, I Know What You Did Last Summer mungkin masih tertinggal dari rekan-rekan sejawatnya sesama pedang, baik terkait kreativitas maupun tingkat kebrutalan. Seolah-olah sang sineas terlampau khawatir membawa aksi pembunuhnya ke ranah over-the-top, dengan lebih jauh mengeksplorasi hal apa saja yang bisa mengaitkan es dan senapan yang dilakukan ikan terhadap tubuh manusia.

0 komentar:

Posting Komentar