Jumat, 26 September 2025

Ticket to Paradise

Ticket to Paradise

Georgia (Julia Roberts, "Money Monster," Mirror Mirror,” Eat Pray Love") dan David Cotton (George Clooney; "Hail, Caesar!," "The Monuments Men," "Ides of March"), harus bekerja sama ketika putri mereka, Lily (Kaitlyn Dever), seorang calon pengacara, akan menikahi seorang petani rumput laut, Gede (Maxime Bouttier), ribuan mil jauhnya dari rumah, setelah mengenalnya hanya sekitar sebulan.

Lily sedang berlibur pasca-kelulusan di Bali bersama sahabatnya (Billie Lourd) ketika ia bertemu dan jatuh cinta pada Gede, yang secara efektif mengorbankan kariernya yang menjanjikan di sebuah firma hukum bergengsi di Chicago dan kehidupannya di Amerika Serikat. Georgia dan David, yang telah bercerai hampir dua dekade lalu, yakin bahwa Lily telah membuat kesalahan terbesar dalam hidupnya dan akan berakhir seperti mereka.

Georgia dan David terbang ke Bali, berpura-pura mendukung keputusan Lily, sambil bekerja di balik layar untuk memisahkan mereka. Selama rencana licik itu, Georgia dan David saling beradu sindir dan melotot, mencoba untuk saling mengalahkan. Di saat yang sama, mereka terpaksa menghabiskan waktu bersama dan mengenang masa lalu.

Mantan pasangan yang terasing itu menyadari percikan cinta mereka mungkin belum padam selamanya, bahkan setelah bertahun-tahun. Pacar Georgia yang lebih muda (Lucas Bravo), yang berhasil ikut, menambahkan banyak nuansa komedi. Bukan spoiler bahwa Lily mengetahui apa yang sebenarnya dilakukan orang tuanya di sana dan itu tidak menyenangkan.

Kedengarannya seperti plot yang sederhana? Memang. Taruhannya sangat rendah, dan coba tebak? Bagus untuk perubahan. Tidak ada ketegangan, tidak ada thriller, tidak ada aksi, tidak ada pahlawan super, dan ini datang dari seseorang yang menyukai genre-genre tersebut. Sebagai orang Indonesia dan pernah ke Bali, film ini tentu saja sedikit lebih menarik bagi saya karena saya berbicara dan mengerti bahasa Indonesia ketika diucapkan oleh para karakternya.

Bouttier dan Dever baik-baik saja sebagai pasangan muda, meskipun saya berharap lebih banyak waktu dapat dihabiskan untuk mereka sehingga kita dapat melihat lebih banyak tentang kisah cinta mereka yang dipoles. Namun, fokusnya adalah pada Roberts dan Clooney, dan meskipun ceritanya mudah ditebak, itu masuk akal dari perspektif film. Kembalinya Roberts ke dunia komedi romantis terasa sealami senyumnya yang memukau. Clooney menunjukkan pesonanya, dan itu berhasil dengan sempurna. Para bintang papan atas memainkan adegan-adegan tersebut; entah itu momen yang tajam, sarkastik, komedi, atau melankolis.

Keindahan "Ticket to Paradise" tergambar jelas di judulnya. Queensland, Australia, yang juga berfungsi sebagai Bali ketika pulau di Indonesia ini sepenuhnya diisolasi di awal pandemi, sungguh menakjubkan.

Dari adegan pasca-pembukaan di sebuah bungalow kayu di tepi laut, pemandangannya meluas, memperlihatkan hutan tropis yang rimbun di sekitarnya, bunga-bunga berwarna-warni, air biru kehijauan yang jernih, dan pantai berpasir keemasan yang akan memanjakan mata dan menenangkan jiwa Anda. Budaya dan tradisi lokalnya begitu mempesona, dan Lily merasa disambut hangat oleh keluarga besar Gede sebagai bagian dari keluarga mereka sendiri.

Tidak ada kerumitan kehidupan nyata di Bali, dan itu adalah pelarian yang sempurna. Dengan beberapa cuplikan pemandangan panorama Bali yang indah, sebagian besar film berlatar di resor mewah. Terkadang yang kita butuhkan hanyalah fantasi, jeda dari kehidupan sehari-hari di mana kita bisa bernapas lega.

Menawan dan menyegarkan, "Ticket to Paradise" terasa seperti dibawa ke liburan pulau surga yang sempurna seperti kartu pos.

0 komentar:

Posting Komentar