Security Ugal-Ugalan (2017)

Pemeran: Indro Warkop, Dimas Beck, Alexa Key. Lolox, Muhadlky Ucho, Sadana Agung, Duo SerigalaSutradara: Irham Acho BachtiarStudio: Gambar MD
Bercerita tentang Jendral Indro (Indro Warkop), pimpinan Keamanan Megapolitan yang baru saja diminta untuk menjaga tempat lahan proyek pembangunan bersama anak-anak buahnya yaitu Acho (Muhadkly Acho), Lolox (Lolox SUCA) dan Dana (Sadana Agung). Ketika menjaga lahan proyek tersebut, datanglah para preman yang selalu meminta jatah pada pemilik proyek. Harusnya melawan, ketiga anak buah Jendral Indro malah kabur dan Jendral Indro pun menjadi korban dipukul oleh para preman. Atas kejadian tersebut, Jendral Indro berhati-hati dan memutuskan untuk mengadakan pelatihan lebih intensif terhadap anak-anak buahnya di Security Megapolitan. Dibantu oleh asistennya yang sangat besar yaitu Ovi (Ovi Duo Serigala) dan Pamela (Pamela Duo Serigala), Jendral Indro melatih para anak buahnya mulai dari senior seperti Alan (Dimas Beck) hingga yang junior seperti Acho, Lolox dan Dana. Beberapa keamanan perempuan juga tak lupa ia membukanya seperti Anggie (Alexa Key).
Tidak ada sesuatu yang fresh atau baru dari Film SECURITY UGAL-UGALAN (2017). Penggarapannya pun hanya terlihat seperti sitkom. Perpindahan dari satu adegan ke adegan lain pun cukup kasar dan cerita dari tiap adegan pun selalu tidak terselesaikan malah dibiarkan begitu saja. Beruntung, beberapa komedi yang dilontarkan lewat Acho, Lolox dan Dana cukup sukses menghibur. Receh abis.Alexa Key dan Duo Serigala pun difilmkan ini CUMA sebatas penyegar kaum pria saja. Kemampuan akting keduanya tidak tereksplor sama sekali. Duo Serigala hanya bermodal "besar" doang. Dialog dan aktingnya cuma juga cuma gitu doang, ditambah gestur dribble ditiap gesturnya yang cukup bikin mata para pria terbuka lebaar...... Padahal di BTS nya, Duo Serigala cukup menghibur ketika sedang tidak berakting. HahaDimas Beck yang tampil sebagai penjahat pun digarap kurang kuat. Hal sepele yang menjadi penyebab balas dendam pun semakin membuat karakter Alan terlihat semen. Konfliknya yang Andai lebih dalem pasti akan lebih bisa menyelamatkan film ini.
Pemeran: Indro Warkop, Dimas Beck, Alexa Key. Lolox, Muhadlky Ucho, Sadana Agung, Duo Serigala
Sutradara: Irham Acho Bachtiar
Studio: Gambar MD
Bercerita tentang Jendral Indro (Indro Warkop), pimpinan Keamanan Megapolitan yang baru saja diminta untuk menjaga tempat lahan proyek pembangunan bersama anak-anak buahnya yaitu Acho (Muhadkly Acho), Lolox (Lolox SUCA) dan Dana (Sadana Agung). Ketika menjaga lahan proyek tersebut, datanglah para preman yang selalu meminta jatah pada pemilik proyek. Harusnya melawan, ketiga anak buah Jendral Indro malah kabur dan Jendral Indro pun menjadi korban dipukul oleh para preman. Atas kejadian tersebut, Jendral Indro berhati-hati dan memutuskan untuk mengadakan pelatihan lebih intensif terhadap anak-anak buahnya di Security Megapolitan. Dibantu oleh asistennya yang sangat besar yaitu Ovi (Ovi Duo Serigala) dan Pamela (Pamela Duo Serigala), Jendral Indro melatih para anak buahnya mulai dari senior seperti Alan (Dimas Beck) hingga yang junior seperti Acho, Lolox dan Dana. Beberapa keamanan perempuan juga tak lupa ia membukanya seperti Anggie (Alexa Key).
Tidak ada sesuatu yang fresh atau baru dari Film SECURITY UGAL-UGALAN (2017). Penggarapannya pun hanya terlihat seperti sitkom. Perpindahan dari satu adegan ke adegan lain pun cukup kasar dan cerita dari tiap adegan pun selalu tidak terselesaikan malah dibiarkan begitu saja. Beruntung, beberapa komedi yang dilontarkan lewat Acho, Lolox dan Dana cukup sukses menghibur. Receh abis.Alexa Key dan Duo Serigala pun difilmkan ini CUMA sebatas penyegar kaum pria saja. Kemampuan akting keduanya tidak tereksplor sama sekali. Duo Serigala hanya bermodal "besar" doang. Dialog dan aktingnya cuma juga cuma gitu doang, ditambah gestur dribble ditiap gesturnya yang cukup bikin mata para pria terbuka lebaar...... Padahal di BTS nya, Duo Serigala cukup menghibur ketika sedang tidak berakting. HahaDimas Beck yang tampil sebagai penjahat pun digarap kurang kuat. Hal sepele yang menjadi penyebab balas dendam pun semakin membuat karakter Alan terlihat semen. Konfliknya yang Andai lebih dalem pasti akan lebih bisa menyelamatkan film ini.
Bercerita tentang Jendral Indro (Indro Warkop), pimpinan Keamanan Megapolitan yang baru saja diminta untuk menjaga tempat lahan proyek pembangunan bersama anak-anak buahnya yaitu Acho (Muhadkly Acho), Lolox (Lolox SUCA) dan Dana (Sadana Agung). Ketika menjaga lahan proyek tersebut, datanglah para preman yang selalu meminta jatah pada pemilik proyek. Harusnya melawan, ketiga anak buah Jendral Indro malah kabur dan Jendral Indro pun menjadi korban dipukul oleh para preman. Atas kejadian tersebut, Jendral Indro berhati-hati dan memutuskan untuk mengadakan pelatihan lebih intensif terhadap anak-anak buahnya di Security Megapolitan. Dibantu oleh asistennya yang sangat besar yaitu Ovi (Ovi Duo Serigala) dan Pamela (Pamela Duo Serigala), Jendral Indro melatih para anak buahnya mulai dari senior seperti Alan (Dimas Beck) hingga yang junior seperti Acho, Lolox dan Dana. Beberapa keamanan perempuan juga tak lupa ia membukanya seperti Anggie (Alexa Key).
Tidak ada sesuatu yang fresh atau baru dari Film SECURITY UGAL-UGALAN (2017). Penggarapannya pun hanya terlihat seperti sitkom. Perpindahan dari satu adegan ke adegan lain pun cukup kasar dan cerita dari tiap adegan pun selalu tidak terselesaikan malah dibiarkan begitu saja. Beruntung, beberapa komedi yang dilontarkan lewat Acho, Lolox dan Dana cukup sukses menghibur. Receh abis.Alexa Key dan Duo Serigala pun difilmkan ini CUMA sebatas penyegar kaum pria saja. Kemampuan akting keduanya tidak tereksplor sama sekali. Duo Serigala hanya bermodal "besar" doang. Dialog dan aktingnya cuma juga cuma gitu doang, ditambah gestur dribble ditiap gesturnya yang cukup bikin mata para pria terbuka lebaar...... Padahal di BTS nya, Duo Serigala cukup menghibur ketika sedang tidak berakting. HahaDimas Beck yang tampil sebagai penjahat pun digarap kurang kuat. Hal sepele yang menjadi penyebab balas dendam pun semakin membuat karakter Alan terlihat semen. Konfliknya yang Andai lebih dalem pasti akan lebih bisa menyelamatkan film ini.






0 komentar:
Posting Komentar