Wedding Proposal (2021)

Pemeran: Dimas Anggara, Sheryl Sheinafia, Slamet Rahardjo, Dewi Irawan, Arya Saloka, Josephine Firmstone, Teuku Rifnu Wikana, Tania Ayu Siregar, Bianca Hello, Oline Mendeng, Miranty DewiSutradara: Emil HeradiStudio: Screenmedia Films, MD Pictures, Disney Plus Hotstar Indonesia
Di usianya yang semakin matang, Bisma (Dimas Anggara) belum menemukan jodohnya. Ia masih nyaman dengan status single-nya dan cukup kesulitan mendapatkan wanita sesuai dengan kriterianya. Sementara itu, kedua orangtuanya yaitu Ibu Hesti (Dewi Irawan) dan Pak Prasetyo (Slamet Rahardjo) sangat ingin melihat anaknya menikah dan mendapatkan cucu. Mereka pun akhirnya mencoba menjodohkan Bisma dengan calon yang sudah dipersiapkan.
Sementara itu, Bisma yang berprofesi sebagai fotografer mendapatkan pekerjaan dari sebuah Wedding Organizer bernama Ikatan Hati untuk mengabadikan momen pernikahan klien mereka di Bali. Bisma dan sahabatnya, Ito (Arya Saloka) pun menerima tawaran tersebut dan siap melakukan pemindahan ke Bali. Namun disaat akan segera berangkat, terjadi kesalahpahaman antara Bisma dan pemilik Wedding Organizer yaitu Sissy (Sheryl Sheinafia) melalui telepon. Hal ini membuat Bisma kesal karena konsep yang sudah ia buat bersama dengan Ito tiba-tiba diubah dengan seenaknya oleh Sissy. Namun apa boleh buat, Bisma pun akhirnya tetap pergi ke Bali dan akan menjelaskan jika konsep yang sudah dibuat merupakan konsep terbaik dibandingkan dengan konsep dari Sissy.Sissy sendiri dikenal jutek, galak dan tidak bisa diajak kompromi. Bahkan para karyawannya sendiri merasa takut jika harus berhadapan langsung dengannya. Untuk urusan asmara, semenjak putus dengan kekasihnya, Sissy jadi semakin frekuensi dan lebih betah hidup kesepian daripada harus menjalani hubungan asmara yang berujung sakit hati.
Suatu malam, Bisma melihat seorang perempuan dan langsung jatuh hati pada pandangan pertama. Ternyata perempuan tersebut adalah Sissy yang menganggap jika Bisma tidak profesional. Bisma pun perlahan mulai mencari cara agar bisa menaklukan hati Sissy, salah satunya dengan cara mengambil dompetnya.Seiring berjalannya waktu, Sissy perlahan mulai bisa membuka hati. Kehadiran Bisma membuat dirinya merasa nyaman. Hal serupa pun dirasakan oleh Bisma. Namun disaat Bisma siap melanjutkan hubungan ke arah yang lebih serius, Bisma mendapat kabar jika dirinya akan segera dinikahkan bersama dengan Amelia (Bianca Hello), sepupu dari klien ayahnya yaitu Jeng Sri (Tania Ayu Siregar). Bisma pun langsung berangkat ke Jakarta untuk bertemu dengan Amelia dan juga kedua orangtuanya. Ia berpesan pada Ito dan juga staf dari Sissy yaitu Karin (Josephine Firmstone) untuk merahasiakan kepergiannya ke Jakarta. Akankah hubungan Bisma dengan Sissy bisa berakhir bahagia?
Untuk segi cerita, formula film-film produksi Screenmedia ini masih berasa 11-12 dengan formula film drama produksi Screenplay Films yang mengandalkan skenario dari Tisa TS. Alur cerita film WEDDING PROPOSAL (2021) ini sangatlah mudah untuk ditebak. Pengembangan juga karakter terbilang minim, padahal potensi dari karakter Bisma dan Sissy yang sudah tidak lagi muda ini cukup besar dan bisa sangat berhubungan dengan orang-orang yang beta dengan kesendiriannya. Selain itu, chemistry antara Dimas Anggara dan Sheryl Sheinafia pun sangat kaku. Alhasil setiap kebersamaan yang terjadi antara Bisma dan Sissy terlihat hambar dan serba canggung. Berbagai subplot tambahan dalam film ini juga eksekusinya hanya sekedar meramaikan saja tanpa ada pendalaman cerita lagi. Andai saja konflik Bisma dengan kedua orangtuanya tentang paksaan untuk segera menikah ini dieksplor lebih mendalam, pasti jauh lebih menarik daripada subplot lainnya.

Pemeran: Dimas Anggara, Sheryl Sheinafia, Slamet Rahardjo, Dewi Irawan, Arya Saloka, Josephine Firmstone, Teuku Rifnu Wikana, Tania Ayu Siregar, Bianca Hello, Oline Mendeng, Miranty Dewi
Sutradara: Emil Heradi
Studio: Screenmedia Films, MD Pictures, Disney Plus Hotstar Indonesia
Di usianya yang semakin matang, Bisma (Dimas Anggara) belum menemukan jodohnya. Ia masih nyaman dengan status single-nya dan cukup kesulitan mendapatkan wanita sesuai dengan kriterianya. Sementara itu, kedua orangtuanya yaitu Ibu Hesti (Dewi Irawan) dan Pak Prasetyo (Slamet Rahardjo) sangat ingin melihat anaknya menikah dan mendapatkan cucu. Mereka pun akhirnya mencoba menjodohkan Bisma dengan calon yang sudah dipersiapkan.
Di usianya yang semakin matang, Bisma (Dimas Anggara) belum menemukan jodohnya. Ia masih nyaman dengan status single-nya dan cukup kesulitan mendapatkan wanita sesuai dengan kriterianya. Sementara itu, kedua orangtuanya yaitu Ibu Hesti (Dewi Irawan) dan Pak Prasetyo (Slamet Rahardjo) sangat ingin melihat anaknya menikah dan mendapatkan cucu. Mereka pun akhirnya mencoba menjodohkan Bisma dengan calon yang sudah dipersiapkan.
Sementara itu, Bisma yang berprofesi sebagai fotografer mendapatkan pekerjaan dari sebuah Wedding Organizer bernama Ikatan Hati untuk mengabadikan momen pernikahan klien mereka di Bali. Bisma dan sahabatnya, Ito (Arya Saloka) pun menerima tawaran tersebut dan siap melakukan pemindahan ke Bali. Namun disaat akan segera berangkat, terjadi kesalahpahaman antara Bisma dan pemilik Wedding Organizer yaitu Sissy (Sheryl Sheinafia) melalui telepon. Hal ini membuat Bisma kesal karena konsep yang sudah ia buat bersama dengan Ito tiba-tiba diubah dengan seenaknya oleh Sissy. Namun apa boleh buat, Bisma pun akhirnya tetap pergi ke Bali dan akan menjelaskan jika konsep yang sudah dibuat merupakan konsep terbaik dibandingkan dengan konsep dari Sissy.
Sissy sendiri dikenal jutek, galak dan tidak bisa diajak kompromi. Bahkan para karyawannya sendiri merasa takut jika harus berhadapan langsung dengannya. Untuk urusan asmara, semenjak putus dengan kekasihnya, Sissy jadi semakin frekuensi dan lebih betah hidup kesepian daripada harus menjalani hubungan asmara yang berujung sakit hati.
Suatu malam, Bisma melihat seorang perempuan dan langsung jatuh hati pada pandangan pertama. Ternyata perempuan tersebut adalah Sissy yang menganggap jika Bisma tidak profesional. Bisma pun perlahan mulai mencari cara agar bisa menaklukan hati Sissy, salah satunya dengan cara mengambil dompetnya.
Seiring berjalannya waktu, Sissy perlahan mulai bisa membuka hati. Kehadiran Bisma membuat dirinya merasa nyaman. Hal serupa pun dirasakan oleh Bisma. Namun disaat Bisma siap melanjutkan hubungan ke arah yang lebih serius, Bisma mendapat kabar jika dirinya akan segera dinikahkan bersama dengan Amelia (Bianca Hello), sepupu dari klien ayahnya yaitu Jeng Sri (Tania Ayu Siregar). Bisma pun langsung berangkat ke Jakarta untuk bertemu dengan Amelia dan juga kedua orangtuanya. Ia berpesan pada Ito dan juga staf dari Sissy yaitu Karin (Josephine Firmstone) untuk merahasiakan kepergiannya ke Jakarta. Akankah hubungan Bisma dengan Sissy bisa berakhir bahagia?
Untuk segi cerita, formula film-film produksi Screenmedia ini masih berasa 11-12 dengan formula film drama produksi Screenplay Films yang mengandalkan skenario dari Tisa TS. Alur cerita film WEDDING PROPOSAL (2021) ini sangatlah mudah untuk ditebak. Pengembangan juga karakter terbilang minim, padahal potensi dari karakter Bisma dan Sissy yang sudah tidak lagi muda ini cukup besar dan bisa sangat berhubungan dengan orang-orang yang beta dengan kesendiriannya. Selain itu, chemistry antara Dimas Anggara dan Sheryl Sheinafia pun sangat kaku. Alhasil setiap kebersamaan yang terjadi antara Bisma dan Sissy terlihat hambar dan serba canggung. Berbagai subplot tambahan dalam film ini juga eksekusinya hanya sekedar meramaikan saja tanpa ada pendalaman cerita lagi. Andai saja konflik Bisma dengan kedua orangtuanya tentang paksaan untuk segera menikah ini dieksplor lebih mendalam, pasti jauh lebih menarik daripada subplot lainnya.
Untuk segi cerita, formula film-film produksi Screenmedia ini masih berasa 11-12 dengan formula film drama produksi Screenplay Films yang mengandalkan skenario dari Tisa TS. Alur cerita film WEDDING PROPOSAL (2021) ini sangatlah mudah untuk ditebak. Pengembangan juga karakter terbilang minim, padahal potensi dari karakter Bisma dan Sissy yang sudah tidak lagi muda ini cukup besar dan bisa sangat berhubungan dengan orang-orang yang beta dengan kesendiriannya. Selain itu, chemistry antara Dimas Anggara dan Sheryl Sheinafia pun sangat kaku. Alhasil setiap kebersamaan yang terjadi antara Bisma dan Sissy terlihat hambar dan serba canggung. Berbagai subplot tambahan dalam film ini juga eksekusinya hanya sekedar meramaikan saja tanpa ada pendalaman cerita lagi. Andai saja konflik Bisma dengan kedua orangtuanya tentang paksaan untuk segera menikah ini dieksplor lebih mendalam, pasti jauh lebih menarik daripada subplot lainnya.






0 komentar:
Posting Komentar