Senin, 19 Mei 2025

Onde Mande! (2023)

                                        Onde Mande! (2023)



Pemeran: Emir Mahira, Shenina Cinnamon, Jose Rizal Manua, Jajang C. Noer, Ajil Ditto, Shahabi Sakri, Rivanzsa Alfath, Yusril Katil, Musra Dahrizal, Oscar Lolang
Sutradara: Paul Fauzan Agusta
Studio: Gambar Visinema, Film Gandrvng, Visionari Capital

Seorang pria tua bernama Pak Ridwan atau yang lebih akrab dipanggil Angku Wan (Musra Dahrizal) mendapatkan hadiah utama dari undian sabun di televisi sebesar dua miliar rupiah. Penantian Angku Wan yang selama ini selalu mengumpulkan kemasan sabun dan mengirimnya ke Jakarta yang akhirnya membuahkan hasil. Angku Wan berjanji, hadiah uang tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan desa dan meningkatkan perekonomian disana.
Namun takdir berkata lain, keesokan harinya, Angku Wan ditemukan oleh kerabatnya yaitu Uda Am (Jose Rizal Manua) telah meninggal dunia di rumahnya saat mereka sudah mempunyai rencana untuk menghubungi pihak perusahaan sabun yang ada di Jakarta. Jasad Angku Wan yang pernah berprofesi sebagai guru dan kini hidup sendirian setelah ditinggal sang istri ke Jakarta itu kemudian langsung dikebumikan.

Sebagai tetangga dan kerabat dekat almarhum, Uda Am dan sang istri yaitu Uni Ta (Jajang C. Noer) dibuat kepikiran akan nasib hadiah dua miliar itu. Mereka khawatir hadiah tersebut tidak menjadi milik Angku Wan karena sudah meninggal dan diundi ulang oleh pihak perusahaan. Selama semalam Uda Am terus berpikir mencari cara dan keesokan harinya, ia dan sang istri mempunyai ide yaitu dengan berpura-pura jika Angku Wan masih hidup. Uda Am dan Uni Ta berharap rencana mereka berhasil, karena jika uang dua miliar cair tersebut akan digunakan untuk kepentingan desa sesuai dengan keinginan almarhum Angku Wan. Namun sayang, rencana Uda Am tersebut ditentang oleh salah satu tetangga mereka yaitu Haji Ilyas (Yusril Katil) yang menghalalkan kisah dosa. Haji Ilyas dan sang istri sepakat tidak ikutan dengan rencana Uda Am.

Permasalahan muncul disaat pihak perusahaan sabun mengirimkan perwakilan karyawan mereka yaitu Anwar (Emir Mahira) dan Dadang (Oscar Lolang) ke desa tempat tinggal Angku Wan untuk mengkonfirmasi soal keberadaan pemenang undian. Hal tersebut membuat Uda Am panik setengah mati. Mereka harus mencari cara untuk menyembunyikan kematian Angku Wan. Dengan bantuan anggota kantor kecamatan serta kedua anaknya yaitu Mariam (Shenina Cinnamon) dan Afdhal (Rivanzsa Alfath), mereka menyusun skenario untuk menjamu kedatangan Anwar dan Dadang.
Disisi lain, Haji Ilyas tak tinggal diam. Ia menyuruh kedua anaknya yakni Huda (Shahabi Sakri) dan Hadi (Ajil Ditto) pergi ke Jakarta untuk mencari mantan istri Angku Wan yang hidup berdua dengan anaknya dan membuka usaha toko kain. Haji Ilyas ingin sesuai dengan hukum Islam, warisan berupa hadiah undian itu harus diterima oleh anggota keluarga Angku Wan. Bagaimanakah nasib hadiah dua miliar tersebut? Apakah bisa sesuai dengan apa yang diinginkan Uda Am dan warga desa lainnya?

Rumah produksi Visinema Pictures dan Gandrvng Films berkolaborasi menghadirkan sebuah film drama keluarga komedi terbaru berjudul ONDE MANDE (2023). Film ini mengangkat budaya Minangkabau, Padang yang ceritanya juga berdasarkan dari silsilah keluarga sang sutradara, yaitu Paul Fauzan Agusta. Dari segi cerita, film ONDE MANDE (2023) tak disangka menjadi film paling ringan dan santai dari seorang Paul Agusta. Plot berjalan begitu mengalir, membumi dan juga menonjolkan budaya Minangkabau disepanjang durasi film. Biasanya kan selama ini film-film karya Paul Agusta selalu mengusung tema-tema Anti Mainstream.


Yang membuat suka akan film ini yaitu sensasi rasa penasaran yang ditebar dalam cerita ini bisa terjaga dengan baik dari awal sampai akhir. Untuk sebagian orang, mungkin komedi yang ada dalam film ONDE MANDE (2023) ini terasa garing dan kaku, tapi aku sih yakin celetukan dan Gesture orang Minang asli di daerahnya pasti seperti apa yang ada dalam film ini. Tektokan para pemain senior juga tampil tidak terlalu buruk kok.


Andai saja, sang sutradara bisa lebih dramatisasi lagi di akhir film pasti akan jauh kuat dan mengesankan sih. Terlebih lagi, ending cerita yang dipegang sepenuhnya oleh Emir Mahira pasti bisa lebih menyentuh dan menghangatkan hati penonton. Karena selama ini, kualitas Emir Mahira sebagai aktor mengalami peningkatan yang signifikan.


0 komentar:

Posting Komentar