Senin, 02 Juni 2025

Sundul Gan The Story of Kaskus (2016)

                       Sundul Gan The Story of Kaskus (2016)



Pemeran: Albert Halim, Dion Wiyoko, Pamela Bowie, Melissa Karim, Richard Oh, Baim Wong, Ernest Prakasa, Indra Birowo, Tanta Ginting, Paul Agusta, Masayu Anastasia, Afgan, Richard Kyle, Ronny P Tjandra
Sutradara: Naya Anindita
Studio: 700 Gambar, Putrama Tuta Productions

Andrew (Albert Halim) adalah seorang mahasiswa IT sekaligus pembuat situs Kaskus asal Indonesia yang tinggal di Seattle Amerika Serikat. Ia sudah sangat nyaman tinggal di Seattle dengan segala fasilitas yang serba cepat dan praktis termasuk fasilitas koneksi internet yang super kencang. Kenyamanan yang didapat Andrew itulah yang menyebabkan dirinya senang mengurus dan merawat situs Kaskus di Seattle. Kaskus sendiri ketika awal-awal dibuat oleh Andrew sudah populer dikalangan kolektor video dan foto melalui forum BB17. Para member forum BB17 bahkan Kecanduan ngaskus dimanapun dan kapanpun.
Disisi lain ada Ken (Dion Wiyoko) seorang mahasiswa yang baru saja tinggal di Seattle. Ia termasuk golongan pecandu berat game. Kedua orang tua dan keluarganya yang sukses mengembangkan bisnis di Indonesia sangat tidak menyukai kondisi anaknya yang sangat gila permainan. Dengan keinginan keluarganya, Ken ingin melanjutkan kuliahnya di Seattle Amerika Serikat demi kebahagiaan keluarganya.
Pada suatu malam ketika perkumpulan pelajar Indonesia mengadakan pesta, Andrew dan Ken akhirnya bertemu. Mereka kemudian berkenalan dan menjalin persahabatan.
Kehadiran Ken dalam kehidupan Andrew awalnya membawa dampak positif. Apartemen Andrew akhirnya tidak sepi lagi karena ada Ken yang selalu menemani dan memberi kehebohan dengan aktifitas games nya. Namun semakin lama, kegilaan Ken akan permainan terpaksa harus dihentikan oleh Andrew demi kesehatan Ken.
Bertahun-tahun berlalu. Ken yang sudah berpacaran lama dengan Pamela mempunyai ide untuk mengembangkan situs Kaskus menjadi semakin luas dan lebar. Ken optimis jika Kaskus diberi kesempatan untuk berkembang pasti akan menjadi salah satu situs terpopuler di Indonesia. Namun, ke optimisan Ken disambut dingin oleh Andrew. Ia merasa dengan Kaskus seperti ini sudah cukup baginya. Alasan lainnya yaitu terbentur modal. Andrew tidak mempunyai modal yang cukup untuk membuat Kaskus lebih besar.
Ken kemudian terus membujuk Andrew untuk bekerja sama membangun Kaskus di Indonesia menjadi lebih besar lagi. Ken berjanji jika keduanya kembali ke Indonesia, Ken akan berusaha sekuat tenaga mencari calon investor sana-sini demi Kaskusnya bersama Andrew itu.
Modal pertama, Ken meminjam modal pada kedua orangtuanya. Agar dapat dipercaya, Ken berjanji jika usaha yang kali ini akan dijalankannya akan sukses besar. Dan jika berhasil, Ken akan mengembalikan modal itu bersama dengan rencana pernikahannya dengan Pamela.
Menyewa rumah sederhana dipelosok gang Ibukota Jakarta sebagai kantor sementara, Kaskus pun resmi mempunyai kantornya. Awalnya Andrew mengeluh dengan kondisi kantor sementaranya yang serba minimalis. Namun Ken terus meyakinkan Andrew agar tetap bersabar karena dia akan berusaha mencari investor untuk Kaskus.
Hari demi hari berlalu. Keduanya berpacu dengan waktu untuk mendapatkan investor. Ken dibentrokkan dengan jadwal persiapan pernikahannya sementara Andrew tetap sibuk dengan Kaskusnya. Konflik-konflik kecil antara Ken dan Andrew juga ikut mengiringi keduanya dalam membesarkan situs Kaskus.
Akankah semua harapan dan cita-cita keduanya untuk Kaskus sebagai situs komunitas terbesar di Indonesia tercapai?



0 komentar:

Posting Komentar