Juli 21, 2025
Hitam - First Season (2021)
Pemeran: Sara Fajira, Donny Damara, Aksara Dena, Seteng A. Yuniawan, Eka Nusa Pertiwi
Sutradara: Sidharta Tata
Studio: Klik Film Productions, Film Fourcolours
Setelah menyelesaikan pendidikannya di London, Tika (Sara Fajira) memutuskan pulang ke kampung halamannya di Kembang, Yogyakarta. Tika yang mengalami Jetlag terbangun dari istirahatnya setelah mendengar suara air mendidih yang lupa dimatikan oleh ayahnya, Pak Dibyo (Donny Damara). Melihat anaknya yang sudah bangun, Pak Dibyo langsung bersiap-siap berangkat ke kantor desa untuk bekerja sebagai Kepala Desa. Saat ini ia sedang disibukkan dengan rencana revitalisasi pasar tradisional yang ada di desa.
Untuk mengisi waktu luang, Tika pun menghubungi Retno (Eka Nusa Pertiwi) untuk datang kerumahnya. Ia membawa sedikit oleh-oleh dari London untuk sahabatnya itu. Retno sangat senang bisa bertemu lagi dengan Tika setelah bertahun-tahun berpisah karena Tika memilih kuliah di luar negeri.
Setibanya di kantor kepala desa, Pak Dibyo kedatangan Pak Bambang (Seteng A. Yuniawan) yang menginginkan Pak Dibyo memberi izin kepadanya untuk terlibat dalam proses revitalisasi pasar. Pak Bambang juga sangat berharap para pemuda yang sering menjaga pasar tradisional bisa diangkat menjadi petugas parkir tetap jika proyek revitalisasi pasar telah selesai.
Menjelang malam hari, Retno bersama ibunya dibuat nyaman disaat sang ayah yaitu Pak Rahmat tak pulang. Mereka khawatir karena selama ini Pak Rahmat tidak pernah pergi sampai larut malam. Berkali-kali Retno mencoba menghubungi ayahnya namun tak pernah diangkat. Ia kemudian datang ke rumah Pak Dibyo untuk meminta bantuan mencari ayahnya itu. Keesokan harinya, Pak Dibyo dan beberapa warga berkumpul setiap desa dan hutan untuk mencari Pak Rahmat. Penelusuran tersebut menemukan sedikit titik terang. Mereka menemukan motor milik Pak Dibyo berada di tengah hutan. Retno yakin misteri hilangnya sang ayah itu ada orang yang mencoba mencelakainya. Namun Pak Dibyo tidak bisa mengambil tindakan. Bisa aja Pak Dibyo diserang oleh binatang buas yang ada di hutan. Selama seharian para warga dan juga Retno mencari Pak Rahmat di hutan namun hasilnya nihil. Mereka pun memutuskan untuk melanjutkan proses pencarian keesokan harinya.
Sementara itu, Tika yang selama seharian hanya berdiam di rumah mengajak Retno untuk mencari makan malam. Setibanya di tempat Bakmi Jawa, diam-diam Tika juga menghubungi Gilang (Aksara Dena) saudara tirinya yang kini berprofesi sebagai Polisi. Kehadiran Gilang diantara Tika dan Retno membuat suasana menjadi canggung. Pasalnya, selama Tika pergi ke London rupanya Gilang dan Retno sudah menjalani hubungan asmara. Untuk sementara waktu mereka merahasiakan hal tersebut pada Tika. Selang beberapa waktu, tiba-tiba Tika mengalami pusing lalu muntah. Retno dan Gilang panik. Retno pun langsung pulang mengantarkan Tika ke rumahnya untuk beristirahat.
Keesokan harinya, warga desa digegerkan dengan penemuan seekor kambing yang mati dengan luka disekitarnya. Warga dan juga Pak Dibyo semakin yakin jika ada hewan buas yang berkeliaran di hutan desa. Misteri hilangnya Pak Rahmat juga bisa jadi disebabkan oleh serangan hewan buas tersebut. Para warga kemudian berinisiatif memasang perangkap jebakan agar tidak ada lagi korban.
Beberapa warga pun mengadakan ronda untuk menjaga warga desa. Disaat tengah malam, terdengar suara lonceng yang dipasang di perangkap jebakan. Pak Dibyo yang rumahnya paling dekat dengan lokasi perangkap langsung mendatangi sumber suara. Setibanya disana, Pak Dibyo terkejut melihat apa yang ada di dalam perangkap tersebut. Apa yang sebenarnya terjadi?
ini sangat menyukai daging manusia alias kanibal dan tidak langsung menulari manusia melalui gigitannya. Beberapa adegan aksi kanibalisme yang dilakukan dalam serial ini sedikit membuatku tercengang, menjijikan sekaligus menakutkan. Hal tersebut semakin sempurna dengan dukungan scoring musik yang mumpuni.
Untuk jajaran pemain, Sara Fajira "Lathi" dan Donny Damara sukses menampilkan chemistry yang gemilang. Sara mampu mengimbangi lawan utamanya yang jauh lebih senior dari dirinya. Hal serupa sukses dilakukan oleh Donny Damara. Sebagai seorang ayah, ia rela melakukan apa saja demi anaknya meskipun kelakuannya itu tidak bisa dibenarkan. Perubahan sikap dan sikap dari Pak Dibyo pun begitu meyakinkan. Adegan Pak Dibyo beraktivitas di gudang rumahnya sukses membuat ngeri melihatnya. Serem banget!
Tak hanya itu saja, deretan pemain pendukung pun tampil sangat memukau sehingga memperkuat keseluruhan cerita. Akhirnya bisa melihat lagi akting keren dari Eka Nusa Pertiwi dalam skala besar setelah film
0 komentar:
Posting Komentar