Juli 29, 2025
Lorong (2019)
Pemeran: Prisia Nasution, Winky Wiryawan, Nova Eliza, Teuku Rifnu Wikana, Gesatta Stella, Josephine Firsmtone, Ade Firman Hakim, David Santoso
Sutradara: Hestu Saputra
Gambar Studio MVP
Mayang (Prisia Nasution) terbangun dari istirahatnya pasca proses pengiriman sesar yang ia lakukan. Namun Mayang harus mendapatkan kabar buruk perihal bayi laki-laki yang ia kandung, buah cintanya dengan Reza (Winky Wiryawan) itu telah meninggal dunia. Mayang histeris dan tak sepenuhnya yakin bayi laki-lakinya meninggal karena pasca operasi sesar sesaat sebelum dirinya tak sadarkan diri, ia mendengar tangisan bayi di ruang persalinan. Mayang yakin bayi laki-laki yang kandungnya masih hidup. Sementara itu sebagai suami, Reza hanya berusaha menenangkan dan meyakinkan istrinya jika bayi mereka telah meninggal. Bahkan Reza sendiri mengatakan dirinya lah yang menguburkan anaknya ketika Mayang tak sadarkan diri.
Setiap malam, disaat tanpa pengawasan para perawat dan sang suami, Mayang selalu keluar dari kamarnya untuk mencari bayinya. Ia bahkan pergi ke ruang bayi meskipun harus berakhir mengecewakan karena para perawat menganggap Mayang berhalusinasi dan tidak bisa menerima kenyataan atas kematian bayinya. Mayang masih kekeuh dan yakin bayinya masih hidup. Ia lalu menghubungi pihak kepolisian (Ade Firman Hakim untuk mencari titik terang kasus ini. Usaha Mayang menemui jalan buntu setelah Dr. Vera (Nova Eliza) yang membantu saat proses melahirkan memberikan bukti berupa dokumen kematian bayinya lengkap dengan beberapa foto pemakamannya.
Setiap malamnya, Mayang selalu menelusuri setiap lorong demi lorong rumah sakit untuk mencari bayinya. Selama mencari bayinya itu, Mayang terus dihantui oleh sosok perempuan yang seolah memberikan petunjuk. Hingga tak disengaja, ia bertemu dengan petugas kebersihan bernama Darmo (Teuku Rifnu Wikana) yang rupanya mempunyai informasi seputar bayi dari Mayang. Darmo tak sengaja menguping pembicaraan Dr. Vera dan anaknya Sukma (Josephine Firmstone) yang merupakan perawat di rumah sakit itu akan mengadakan pertemuan tersembunyi. Mendengar hal itu membuat Mayang langsung membuka penjelajahan apa yang sebenarnya terjadi meskipun kondisi dirinya penuh dengan berlumuran darah.
ni awalnya sudah menjanjikan sebagai film horor, akhirnya beberapa adegan horor lewat penampakan setan perempuan pun dimunculkan difilmnya. Ini sih yang membuat sedikit gengges, karena sama sekali tidak menyeramkan hanya bermodalkan penampakan doang. Motivasi sosok setan ini pun baru terjawab di babak akhir film yang terasa tiba-tiba banget, padahal dari awal hingga akhir film ia sangat meneror dan membahayakan keadaan sosok Mayang. Film Andai LORONG (2019) ini fokus pada thriller dan ketegangan saja pasti akan jauh lebih menarik. Untuk twist yang dihadirkan pun tidak terlalu mengejutkan. Suasana ngerinya terbangun cukup efektif disaat sosok setan sebenarnya menyerang seluruh anggota di tempat ritual. Gila sih serasa mirip ritual kebangkitan En Sabah Nur di film X-Men: Apocalypse haha.
Pertunjukan akting paling kuat berhasil dilakukan oleh Prisia Nasution. Ia sangat menjanjikan memerankan karakter Mayang yang dilanda stres kehilangan bayinya. Aksi Prisia menelusuri lorong demi lorong di rumah sakit dengan kondisi habis operasi sesar sukses membuat penonton ngilu disepanjang film. Comeback DJ Winky Wiryawan bermain film di genre horor tampil cukup oke dan mengobati kerinduan penonton karena terakhir Winky main film horror
0 komentar:
Posting Komentar