Selasa, 22 Juli 2025

Lampor Keranda Terbang (2019)

 Lampor Keranda Terbang (2019)

Pemeran: Adinia Wirasti, Dion Wiyoko, Unique Priscilla, Mathias Muchus, Rendra Bagus Pamungkas, Annisa Hertami, Dian Sidik, Nova Eliza, Steffi Zamora, Landung Simatupang, Bimasena Prisai Susilo, Angelia Livie, Sofia Shireen

Sutradara: Guntur Soeharjanto

Studio: Starvision Plus
Ibu Ratna (Unique Priscilla) dilanda ketakutan saat mengetahui sang suami, Jamal (Mathias Muchus) tengah melakukan ritual pemasangan susuk dengan bantuan seorang dukun bernama Atmo (Landung Simatupang). Sang istri tak ingin suaminya mempercayai hal-hal gaib karena selain dosa, akan mendatangkan juga sosok Lampor dengan Keranda Terbangnya ke kampung mereka. Lampor merupakan mitos di daerah Temanggung, Jawa Tengah berwujud laskar prajurit Nyai Roro Kidul yang ditugaskan untuk mengambil dan mencabut nyawa seseorang yang telah melakukan dosa besar dalam hidupnya. Satu-satunya cara untuk terbebas dari kejaran Lampor adalah dengan menumbalkan salah satu anggota keluarga si pendosa. Ratna lalu menyuruh anaknya, Netta (Sofia Shireen) untuk bersembunyi dan berdiam di rumah menjaga adiknya yang masih bayi agar tidak menjadi tumbal. Tapi malam itu semuanya terlambat. Anak kedua dari Ratna dan Jamal berhasil diambil oleh Lampor. Sejak kejadian itu, Ratna mengajak Netta untuk pergi dari kampungnya dan melupakan sang ayah yang telah tega menumbalkan anaknya sendiri demi susuk dan kekayaan.
Dua puluh enam tahun berlalu, Netta (Adinia Wirasti) kini tinggal di Medan, Sumatera Utara bersama dengan suaminya, Edwin (Dion Wiyoko) dan juga kedua anaknya, Adam (Bimasena Prisai Susilo) dan Sekar (Angelia Livie). Keluarga kecil ini sedang dilanda duka karena Ibu Ratna telah meninggal dunia. Almarhumah berpesan pada Netta untuk menyampaikan sebuah pesan pada ayahnya. Mendengar permintaan sang mertua membuat Edwin terkejut. Pasalnya, selama menjalani rumah tangga dengan Netta, dirinya hanya mengetahui kalau ayah kandung dari istrinya telah tiada. Edwin sangat kecewa dengan sikap Netta yang menyembunyikan hal ini darinya. Edwin berinisiatif untuk mengajak istri dan kedua anaknya untuk pergi ke kampung halaman Netta di Temanggung, Jawa Tengah dan bersilaturahmi dengan ayah dari istrinya itu. Karena permintaan sang suami dan juga ingin menyampaikan pesan terakhir dari ibunya, Netta pun akhirnya bersedia untuk pulang ke Temanggung.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, keluarga Edwin tiba di Temanggung dengan dijemput oleh Yoyo (Rendra Bagus Pamungkas), kerabat dari keluarga ayah Netta. Dalam perjalanan menuju ke kampung, mereka mendapat kabar bahwa Pak Jamal meninggal dunia tadi pagi terkena serangan stroke. Para tetangga yakin penyebab kematian Pak Jamal gara-gara hadirnya Netta disana. Mereka beranggapan bahwa Netta dan ibunya telah melakukan dosa besar di masa lalu.
Mendengar hal itu membuat Edwin marah. Edwin beranggapan semua warga disana terlalu mempercayai mitos dan tidak menggunakan akal sehat dalam berpikir. Usai dimakamkan, Netta kini mendapatkan fakta bahwa ayahnya telah menikah lagi dengan seorang pengusaha tembakau bernama Asti (Nova Eliza) dan mengadopsi seorang anak perempuan bernama Mitha (Steffi Zamora). Disana juga keluarga Netta bertemu dan berkenalan dengan Nining (Annisa Hertami) dan Bimo (Dian Sidik) yang merupakan asisten rumah tangga dari almarhum ayahnya. Hadirnya Netta membuat sang ibu tiri merasa lega. Karena ternyata suaminya masih mempunyai keturunan biologis. Harta warisan dari Pak Jamal sepenuhnya akan jatuh ke tangan Netta.
Malam harinya, sosok Lampor dengan Keranda Terbangnya berkeliaran di perkampungan. Tak cuma itu saja, Lampor juga selalu menghampiri rumah keluarga Pak Jamal. Edwin dan Adam melihat dan merasakan secara langsung hadirnya sosok Lampor. Setelah kejadian itu, Edwin jadi percaya mitos di kampung halaman istrinya itu. Namun di dalam hatinya ia masih bertanya-tanya, mengapa sosok Lampor masih saja mengincar keluarga Pak Jamal.

Selain Edwin dan Adam, Sekar pun merasakan sesuatu yang tak beres. Ia diganggu oleh sosok yang mirip kakeknya, Pak Jamal. Tak cuma itu saja, teror sosok Lampor terus menghantui rumah keluarga Pak Jamal dan Adam pun hilang.

Apa yang sebenarnya terjadi? Siapakah pendosa sesungguhnya yang selalu mengincar keluarga Pak Jamal?

0 komentar:

Posting Komentar