Selasa, 13 Mei 2025

Gerbang Neraka: Firegate (2017)

                           Gerbang Neraka: Firegate (2017) 


Judul: Gerbang Neraka: Firegate (2017) 
Pemeran: Reza Rahadian, Julie Estelle, Dwi Sasono, Ray Sahetapy, Ratu Anandita, Ayasha Putri, Khiva Iskak, Reza Nangin, Puy Brahmantya, Lukman Sardi 
Sutradara: Rizal Mantovani


Theo Wirawan (Ray Sahetapy) seorang Profesor Arkeolog yang diutus oleh Presiden untuk melakukan ekskavasi dan penelitian terhadap Gunung Padang diwilayah Cianjur Jawa Barat. Gunung Padang sendiri diyakini merupakan sebuah situs Piramida yang konon usianya mencapai 4000an tahun Sebelum Masehi. Jauh lebih tua dibandingkan Piramida yang berada di Giza Mesir.
Dalam melakukan penelitiannya, Theo tidak sendiri, ia ditemani beberapa arkeolog lainnya. Salah satunya adalah Arni Kumalasari (Julie Estelle). Pemerintah memutuskan bantuan untuk ekskavasi Gunung Bantuan tanpa kecuali. Hal itu menimbulkan pro-kontra karena banyak pihak yang meragukan tim Arkeolog dari Indonesia.

Mendengar kabar tentang Situs Gunung Padang, Tomo Gunadi (Reza Rahadian) seorang wartawan tabloid mistis tertarik untuk membuat sebuah artikel. Ia yakin bisa menyajikan berita yang cukup besar jika ia membahas tentang Situs Gunung Padang. Ia pun mendapat sponsor dengan ketidakseimbangan yang cukup besar jika berhasil membuat berita tentang misteri Situs Gunung Padang. Meskipun dia sendiri tidak mempercayai hal-hal mistis. Tak hanya Tomo saja, Guntur Samudra (Dwi Sasono), seorang paranormal acara acara mistis di televisi juga tertarik untuk mengunjungi Situs Gunung Padang.




Setibanya di Situs Gunung Padang, terlihat camp para Arkeolog disana. Banyak aktivitas yang mereka lakukan seperti meriset dan meneliti berbagai macam batuan serta tulisan yang ada di sekitar Situs Gunung Padang. Terlihat pula beberapa awak media yang mencoba meliput kondisi disana namun dijaga ketat oleh pihak keamanan.
Suatu hari, para Arkeolog dikejutkan dengan terbunuhnya Profesor Theo di lokasi ekskavasi. Berita terbunuhnya Profesor Theo tidak menghentikan proses ekskavasi. Presiden menunjuk Arni untuk mengganti posisi Profesor Theo dan tetap melanjutkan proses ekskavasi Situs Gunung Padang. Hari berlanjut. Kejadian aneh pun terulang kembali. Wartawan dan tim Arkeolog lainnya ditemukan tewas secara tidak wajar.
Melihat banyak kejanggalan, Tomo dan Guntur mencari informasi lebih lanjut kepada Kuncen Situs Gunung Padang. Setelah mendapatkan informasi dari Kuncen Situs Gunung Padang, Tomo dan Guntur akhirnya membantu Arni untuk melanjukan proses ekskavasi.
Ditengah serangkaian proses penelitian, Arni, Tomo dan Guntur juga mengalami gangguan misterius dari sosok yang bernama Badurakh. Untungnya mereka tidak menyerah untuk memecahkan misteri Situs Gunung Padang. Hingga akhirnya mereka menemukan sebuah fakta bahwa Situs Gunung Padang menyimpan rahasia yang mengancam keselamatan umat manusia di bumi.
Setelah melewati jadwal tayang di Bioskop, Film GERBANG NERAKA: FIREGATE (2017) akhirnya bisa disaksikan di Bioskop mulai 20 September 2017. Film yang rampung proses produksinya pada periode tahun 2014-2015 ini cukup menunggu kehadirannya karena mengambil genre film yang fresh dan baru di industri Film Indonesia yaitu Horror-Thriller-Adventure-Sciene Fiction. Rizal Mantovani dan Robert Ronny cukup berani dan berambisi untuk menjadi pionir dalam film bergenre seperti ini di Indonesia.
Dari segi cerita memang Film GERBANG NERAKA: FIREGATE (2017) ini sangat menjanjikan. Rizal dan Robert mengangkat tema situs Gunung Padang yang konon merupakan Piramida Tertua yang ada di muka bumi ini, dengan menambahkan elemen horor dalam ceritanya. Yang sekilas terasa diingatkan dengan Film THE MUMMY (2017). Namun sayang, sejarah misteri Piramida Gunung Padang terasa sangat kurang dieksplor lebih dalam disini. Padahal penelitian yang dilakukan oleh para karakter sudah sangat menjanjikan diawal film. Rizal dan Robert fokus pada perjalanan Tomo, Arni dan Guntur melewati teka-teki misteri Situs Gunung Padang. Tak lupa juga mereka menghadirkan cerita drama keluarga yang dihadirkan lewat sosok Tomo dengan mantan istri dan anaknya. Segmen menyusun teka-teki yang ditebar di paruh awal film sukses dibangun dengan baik dan membuat gue penasaran. Element horror kerap kali dihadirkan untuk memperlengkap sensasi tegang dalam film. Namun sayang, menjelang paruh pertengahan dan akhir film, ketegangan dan rasa penasaran yang intens semakin berkurang karena beberapa tingkah konyol (terutama karakter Guntur Samudra) yang dilakukan. Gue bener-bener cukup terganggu dengan gambar Guntur disini. Jadi berasa mengurangi intens "keseriusan" film ini.



Untungnya jajaran pemain tampil cukup memuaskan. Akhirnya gue bisa melihat Reza Rahadian bermain dalam Film Horror beneran bukan abal-abal. Performa beliau sebagai Tomo Gunadi cukup oke. Julie Estelle tampil cukup meyakinkan sebagai seorang Arkeolog. Mas "Adi" Dwi Sasono tampil sebagai seorang cenayang cukup menghibur meskipun sebenarnya yang ia lakukan itu bukan momen komedi.
Segi visual pun Film GERBANG NERAKA: FIREGATE (2017) ini harus diapresiasi. Efek CGI-nya hampir sekelas dengan Film BANGKIT! (2016) dan sangat niat. Beberapa malah terlihat terlihat mulus. Set lokasi Situs Gunung Padang juga tampak meyakinkan. Penambahan genre horor juga dimanfaatkan dengan baik melalui beberapa jumpscared disepanjang film. Efek kejut yang dihadirkan terasa sangat efektif diparuh awal film. Iringan musik karya Andi Rianto juga memberikan ketegangan serta alunan yang tak menganggu. Sosok gaib yang kali ini dihadirkan oleh Rizal Mantovani lewat Badurakh kembali membuktikan bahwa dia jago dalam menghadirkan sosok gaib yang ikonik! Meskipun sosok selanjutnya setelah Badurakh sudah cukup mencengangkan. Namun ide tersebut juga cukup "segar" karena tidak lagi menghadirkan sosok setan! Ha ha. Dialog yang dilakukan antara peran antagonis dan protagonis di sini begitu berkaitan dengan keadaan zaman sekarang dan juga sangat mengintimidasi. Keren!




0 komentar:

Posting Komentar