Puisi Cinta Yang Membunuh (2023)

Pemeran: Mawar Eva De Jongh, Baskara Mahendra, Morgan Oey, Raihaanun, Ayu Laksmi, Kelly Tandiono, Unique Priscilla, Imelda Therinne, Eduart Manalu, Fergie Britanny, Samo Rafael, Cindy Nirmala, Yayu UnruSutradara: Garin NugrohoStudio: Starvision Plus
Ranum (Mawar Eva De Jongh) dikenal sebagai mahasiswi aneh oleh teman-teman di kampus seninya. Ranum sangat pendiam dan tak pernah bergaul dengan orang lain. Selain disibukkan dengan kegiatan kuliah, Ranum juga mengikuti les memasak. Salah satu mentornya yaitu Chef Rendy (Morgan Oey) yang secara terang-terangan menyukai Ranum. Perilaku Rendy yang semakin agresif membuat Ranum tak nyaman dan ia pun berusaha menjauhinya.Suatu ketika disaat pesta Halloween, publik dihebohkan dengan kejadian kebakaran dan aksi pembunuhan sadis yang menimpa Chef Rendy dan kekasihnya, Ninin (Fergie Britanny). Saksi mata mengatakan jika pelaku kebakaran tersebut sekilas mirip Ranum. Namun semua tuduhan yang mengarah pada Ranum terpatahkan karena Ranum sendiri saat kejadian mengerikan itu sedang mengerjakan tugas praktek merancang busana di kampus. Insiden tersebut membuat Ranum stres dan ketakutan karena kesekian kalinya ia dijadikan pelaku kekerasan bahkan pembunuhan yang sama sekali tidak pernah dilakukannya. Asisten rumah tangga yang merawat Ranum yaitu Laksmi (Ayu Laksmi) mencoba melakukan konsultasi pada seorang Psikolog yaitu Dokter Anna (Raihaanun). Laksmi berharap dengan berkonsultasi pada Psikolog, ia dan Ranum bisa hidup normal lagi.
Melihat Ranum yang semakin dikucilkan oleh teman-temannya, membuat salah satu pengajar di kampus yaitu Derren (Kelly Tandiono) berempati dan berusaha membantu Ranum untuk bangkit. Ia mengajak Derren untuk terlibat dalam rencana proyek fashion show yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. Selain membantu mengerjakan rancangan busana, Derren pun mengajak Ranum untuk menjadi salah satu modelnya meskipun Ranum sama sekali tidak berbakat tampil didepan banyak orang.Menjelang acara fashion show, Ranum tiba-tiba tidak bisa datang. Ia mendapat teror dari dua orang misterius yang menganggap Ranum adalah anak titisan iblis. Mereka kemudian menyekap Ranum sambil melakukan ritual pengusiran setan. Disisi lain, acara fashion show yang digelar Derren mengalami kejadian kecelakaan yang sangat mengerikan. Beberapa model dan tamu undangan terjatuh hingga tewas ditempat. Malam harinya, Derren pun menemukan tak bernyawa dengan jasadnya digantung di ruang busana.Sementara itu, teror misterius yang menimpa Ranum juga dirasakan oleh Laksmi dan Dokter Anna. Setelah ditelusuri, orang-orang tersebut merupakan anggota sekte sesat yang menganggap keluarga besar Ranum adalah iblis berbahaya. Laksmi pun akhirnya mengungkap tentang kisah masa lalu dari keluarga dan orang tua dari Ranum.
Disisi lain, Ranum berusaha melawan segala ketakutan yang menghatuinya selamai ini. Keinginan dari Ranum itu perlahan mulai terwujud disaat dirinya bertemu dengan Hayat (Baskara Mahendra), salah satu siswa sastra yang sangat piawai dalam menulis puisi. Hubungan keduanya semakin dekat karena memiliki banyak kesamaan. Namun sayang, hubungan asmara yang terjalin di antara keduanya menghadirkan teror yang tak kunjung usai. Mereka dihantui oleh sosok misterius mirip Ranum dan mengancam nyawa Hayat.Disaat yang bersmaan, Dokter Anna pun akhirnya mengetahui jika Ranum memiliki saudara kembar bernama Ranting (Mawar Eva De Jongh) yang telah lama berpisah gara-gara perceraian orang tuanya di masa lalu. Laksmi yakin jika selama ini yang menyebabkan trauma dan ketakutan dari Ranum adalah sosok Ranting. Mengapa Ranting selalu berusaha mengganggu kehidupan Ranum? Apa yang sebenarnya terjadi?
Rumah produksi Starvision Plus membuka awal tahun 2023 dengan merilis film terbarunya yang berjudul PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023). Garin Nugroho yang selama ini dikenal sebagai salah satu sutradara senior spesialis film-film festival, bertema arthouse dan teater banget, mengejutkan pecinta film Indonesia dengan terjun menjajal genre horor. Selain menyutradarai, Garin Nugroho juga menjadi penulis naskah untuk film ini. Yang tak kalah mengejutkannya lagi, film PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023) memiliki pemeran ansambel yang sulit untuk dipandang dari sebelah mata. Dengan komposisi sutradara, penulis naskah dan pemain yang sangat menggiurkan, apakah debut Garin Nugroho di film horornya ini berhasil memuaskan penonton?

Aku berkesempatan hadir pada Gala Premiere film PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023) pada Selasa (3/1) lalu di Cinema XXI Epicentrum, Jakarta Selatan. Pada kesempatan tersebut, Chand Parwez Servia selaku produser dari Starvision Plus mengungkapkan jika film PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023) memberikan sajian horor yang berbeda dari biasanya serta tidak mengandalkan formula horor pada umumnya. Garin Nugroho juga menambahkan, film ini mencoba menyajikan horor dari perspektif trauma serta dampak dari kekerasan yang dialami seseorang.

Paruh film pertama, penonton langsung disajikan dengan dialog puitis dan teater yang sangat khas Garin Nugroho. Pengunaan dialog-dialog puitis dan baku ini langsung mengingatkanku akan film Garin Nugroho sebelumnya yaitu film drama romansa AACH.. AKU JATUH CINTA (2016). Nah jika di film tersebut perpaduan dialog puitis dengan drama romantis komedi terasa cocok. Lain halnya di film ini. Perpaduan horor dengan dialog puitisnya menurutku malah sebaliknya. Kombinasi genre horor dengan seni khas Garin Nugroho ini bagaikan minyak dengan air, sulit untuk bersatu. Tema balas dendam yang diselimuti dialog-dialog puitis yang tersebar disepanjang durasi singkat seperti perpaduan antara film CARRIE (2013) dan juga SUSPIRIA (2018). Meski gagal menyajikan cerita puitis berseni bertema horor, film ini masih memiliki adegan sadis dan brutal. Metode pembunuhan yang dilakukan si karakter utama juga terbilang kreatif dan tidak melupakan seni di dalamnya.
Saat misteri terungkap, barulah hal-hal arty yang sudah dibangun sejak awal menjadi sia-sia karena penyebab misteri yang menghantui karakter Ranum ternyata dari almarhum adiknya yang gentayangan dan selalu berusaha melindungi sang kakak dari omongan omong kosong*t orang-orang disekitarnya. Motif balas dendam serta kisah masa lalu keluarga Ranum yang dianggap titisan iblis pun terasa aneh karena di adegan flashback saja kehidupan mereka biasa-biasa aja wkwkw. Kehadiran Raihaanun dan Ayu Laksmi malah jauh lebih asyik sekaligus bikin penasaran. Interaksi mereka berdua nge-blend banget di segala suasana.
Secara keseluruhan, film PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023) memang berani tampil beda dari horor kebanyakan. Namun sayang, eksekusinya masih jauh dari kata memuaskan. Cenderung aneh dan membuat ketagihan penonton. Benar-benar tidak sesuai dengan ekspektasi.
Pemeran: Mawar Eva De Jongh, Baskara Mahendra, Morgan Oey, Raihaanun, Ayu Laksmi, Kelly Tandiono, Unique Priscilla, Imelda Therinne, Eduart Manalu, Fergie Britanny, Samo Rafael, Cindy Nirmala, Yayu Unru
Sutradara: Garin Nugroho
Studio: Starvision Plus
Ranum (Mawar Eva De Jongh) dikenal sebagai mahasiswi aneh oleh teman-teman di kampus seninya. Ranum sangat pendiam dan tak pernah bergaul dengan orang lain. Selain disibukkan dengan kegiatan kuliah, Ranum juga mengikuti les memasak. Salah satu mentornya yaitu Chef Rendy (Morgan Oey) yang secara terang-terangan menyukai Ranum. Perilaku Rendy yang semakin agresif membuat Ranum tak nyaman dan ia pun berusaha menjauhinya.
Suatu ketika disaat pesta Halloween, publik dihebohkan dengan kejadian kebakaran dan aksi pembunuhan sadis yang menimpa Chef Rendy dan kekasihnya, Ninin (Fergie Britanny). Saksi mata mengatakan jika pelaku kebakaran tersebut sekilas mirip Ranum. Namun semua tuduhan yang mengarah pada Ranum terpatahkan karena Ranum sendiri saat kejadian mengerikan itu sedang mengerjakan tugas praktek merancang busana di kampus. Insiden tersebut membuat Ranum stres dan ketakutan karena kesekian kalinya ia dijadikan pelaku kekerasan bahkan pembunuhan yang sama sekali tidak pernah dilakukannya. Asisten rumah tangga yang merawat Ranum yaitu Laksmi (Ayu Laksmi) mencoba melakukan konsultasi pada seorang Psikolog yaitu Dokter Anna (Raihaanun). Laksmi berharap dengan berkonsultasi pada Psikolog, ia dan Ranum bisa hidup normal lagi.
Melihat Ranum yang semakin dikucilkan oleh teman-temannya, membuat salah satu pengajar di kampus yaitu Derren (Kelly Tandiono) berempati dan berusaha membantu Ranum untuk bangkit. Ia mengajak Derren untuk terlibat dalam rencana proyek fashion show yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. Selain membantu mengerjakan rancangan busana, Derren pun mengajak Ranum untuk menjadi salah satu modelnya meskipun Ranum sama sekali tidak berbakat tampil didepan banyak orang.
Menjelang acara fashion show, Ranum tiba-tiba tidak bisa datang. Ia mendapat teror dari dua orang misterius yang menganggap Ranum adalah anak titisan iblis. Mereka kemudian menyekap Ranum sambil melakukan ritual pengusiran setan. Disisi lain, acara fashion show yang digelar Derren mengalami kejadian kecelakaan yang sangat mengerikan. Beberapa model dan tamu undangan terjatuh hingga tewas ditempat. Malam harinya, Derren pun menemukan tak bernyawa dengan jasadnya digantung di ruang busana.
Sementara itu, teror misterius yang menimpa Ranum juga dirasakan oleh Laksmi dan Dokter Anna. Setelah ditelusuri, orang-orang tersebut merupakan anggota sekte sesat yang menganggap keluarga besar Ranum adalah iblis berbahaya. Laksmi pun akhirnya mengungkap tentang kisah masa lalu dari keluarga dan orang tua dari Ranum.
Disisi lain, Ranum berusaha melawan segala ketakutan yang menghatuinya selamai ini. Keinginan dari Ranum itu perlahan mulai terwujud disaat dirinya bertemu dengan Hayat (Baskara Mahendra), salah satu siswa sastra yang sangat piawai dalam menulis puisi. Hubungan keduanya semakin dekat karena memiliki banyak kesamaan. Namun sayang, hubungan asmara yang terjalin di antara keduanya menghadirkan teror yang tak kunjung usai. Mereka dihantui oleh sosok misterius mirip Ranum dan mengancam nyawa Hayat.
Disaat yang bersmaan, Dokter Anna pun akhirnya mengetahui jika Ranum memiliki saudara kembar bernama Ranting (Mawar Eva De Jongh) yang telah lama berpisah gara-gara perceraian orang tuanya di masa lalu. Laksmi yakin jika selama ini yang menyebabkan trauma dan ketakutan dari Ranum adalah sosok Ranting. Mengapa Ranting selalu berusaha mengganggu kehidupan Ranum? Apa yang sebenarnya terjadi?
Rumah produksi Starvision Plus membuka awal tahun 2023 dengan merilis film terbarunya yang berjudul PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023). Garin Nugroho yang selama ini dikenal sebagai salah satu sutradara senior spesialis film-film festival, bertema arthouse dan teater banget, mengejutkan pecinta film Indonesia dengan terjun menjajal genre horor. Selain menyutradarai, Garin Nugroho juga menjadi penulis naskah untuk film ini. Yang tak kalah mengejutkannya lagi, film PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023) memiliki pemeran ansambel yang sulit untuk dipandang dari sebelah mata. Dengan komposisi sutradara, penulis naskah dan pemain yang sangat menggiurkan, apakah debut Garin Nugroho di film horornya ini berhasil memuaskan penonton?

Aku berkesempatan hadir pada Gala Premiere film PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023) pada Selasa (3/1) lalu di Cinema XXI Epicentrum, Jakarta Selatan. Pada kesempatan tersebut, Chand Parwez Servia selaku produser dari Starvision Plus mengungkapkan jika film PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023) memberikan sajian horor yang berbeda dari biasanya serta tidak mengandalkan formula horor pada umumnya. Garin Nugroho juga menambahkan, film ini mencoba menyajikan horor dari perspektif trauma serta dampak dari kekerasan yang dialami seseorang.

Paruh film pertama, penonton langsung disajikan dengan dialog puitis dan teater yang sangat khas Garin Nugroho. Pengunaan dialog-dialog puitis dan baku ini langsung mengingatkanku akan film Garin Nugroho sebelumnya yaitu film drama romansa AACH.. AKU JATUH CINTA (2016). Nah jika di film tersebut perpaduan dialog puitis dengan drama romantis komedi terasa cocok. Lain halnya di film ini. Perpaduan horor dengan dialog puitisnya menurutku malah sebaliknya. Kombinasi genre horor dengan seni khas Garin Nugroho ini bagaikan minyak dengan air, sulit untuk bersatu. Tema balas dendam yang diselimuti dialog-dialog puitis yang tersebar disepanjang durasi singkat seperti perpaduan antara film CARRIE (2013) dan juga SUSPIRIA (2018). Meski gagal menyajikan cerita puitis berseni bertema horor, film ini masih memiliki adegan sadis dan brutal. Metode pembunuhan yang dilakukan si karakter utama juga terbilang kreatif dan tidak melupakan seni di dalamnya.
Saat misteri terungkap, barulah hal-hal arty yang sudah dibangun sejak awal menjadi sia-sia karena penyebab misteri yang menghantui karakter Ranum ternyata dari almarhum adiknya yang gentayangan dan selalu berusaha melindungi sang kakak dari omongan omong kosong*t orang-orang disekitarnya. Motif balas dendam serta kisah masa lalu keluarga Ranum yang dianggap titisan iblis pun terasa aneh karena di adegan flashback saja kehidupan mereka biasa-biasa aja wkwkw. Kehadiran Raihaanun dan Ayu Laksmi malah jauh lebih asyik sekaligus bikin penasaran. Interaksi mereka berdua nge-blend banget di segala suasana.
Rumah produksi Starvision Plus membuka awal tahun 2023 dengan merilis film terbarunya yang berjudul PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023). Garin Nugroho yang selama ini dikenal sebagai salah satu sutradara senior spesialis film-film festival, bertema arthouse dan teater banget, mengejutkan pecinta film Indonesia dengan terjun menjajal genre horor. Selain menyutradarai, Garin Nugroho juga menjadi penulis naskah untuk film ini. Yang tak kalah mengejutkannya lagi, film PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023) memiliki pemeran ansambel yang sulit untuk dipandang dari sebelah mata. Dengan komposisi sutradara, penulis naskah dan pemain yang sangat menggiurkan, apakah debut Garin Nugroho di film horornya ini berhasil memuaskan penonton?
Aku berkesempatan hadir pada Gala Premiere film PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023) pada Selasa (3/1) lalu di Cinema XXI Epicentrum, Jakarta Selatan. Pada kesempatan tersebut, Chand Parwez Servia selaku produser dari Starvision Plus mengungkapkan jika film PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023) memberikan sajian horor yang berbeda dari biasanya serta tidak mengandalkan formula horor pada umumnya. Garin Nugroho juga menambahkan, film ini mencoba menyajikan horor dari perspektif trauma serta dampak dari kekerasan yang dialami seseorang.
Paruh film pertama, penonton langsung disajikan dengan dialog puitis dan teater yang sangat khas Garin Nugroho. Pengunaan dialog-dialog puitis dan baku ini langsung mengingatkanku akan film Garin Nugroho sebelumnya yaitu film drama romansa AACH.. AKU JATUH CINTA (2016). Nah jika di film tersebut perpaduan dialog puitis dengan drama romantis komedi terasa cocok. Lain halnya di film ini. Perpaduan horor dengan dialog puitisnya menurutku malah sebaliknya. Kombinasi genre horor dengan seni khas Garin Nugroho ini bagaikan minyak dengan air, sulit untuk bersatu. Tema balas dendam yang diselimuti dialog-dialog puitis yang tersebar disepanjang durasi singkat seperti perpaduan antara film CARRIE (2013) dan juga SUSPIRIA (2018). Meski gagal menyajikan cerita puitis berseni bertema horor, film ini masih memiliki adegan sadis dan brutal. Metode pembunuhan yang dilakukan si karakter utama juga terbilang kreatif dan tidak melupakan seni di dalamnya.
Saat misteri terungkap, barulah hal-hal arty yang sudah dibangun sejak awal menjadi sia-sia karena penyebab misteri yang menghantui karakter Ranum ternyata dari almarhum adiknya yang gentayangan dan selalu berusaha melindungi sang kakak dari omongan omong kosong*t orang-orang disekitarnya. Motif balas dendam serta kisah masa lalu keluarga Ranum yang dianggap titisan iblis pun terasa aneh karena di adegan flashback saja kehidupan mereka biasa-biasa aja wkwkw. Kehadiran Raihaanun dan Ayu Laksmi malah jauh lebih asyik sekaligus bikin penasaran. Interaksi mereka berdua nge-blend banget di segala suasana.
Secara keseluruhan, film PUISI CINTA YANG MEMBUNUH (2023) memang berani tampil beda dari horor kebanyakan. Namun sayang, eksekusinya masih jauh dari kata memuaskan. Cenderung aneh dan membuat ketagihan penonton. Benar-benar tidak sesuai dengan ekspektasi.






0 komentar:
Posting Komentar