The Black Phone (2022)
.jpeg)
Penduduk di wilayah North Denver, Colorado diresahkan dengan misteri hilangnya anak-anak pria secara misterius. Pihak kepolisian dan detektif cukup kesulitan untuk menemukan pelaku pelacakan karena jejak yang ditinggalkan sang pelaku saat menculik korban hanya balon berwarna hitam. Beberapa anak yang sudah hilang merupakan teman sekolah dari Finney (Mason Thames). Kejadian tersebut membuat Finney dan anak-anak sekolah lain harus lebih waspada saat berada di luar rumah.

Suatu hari, Finney mendapat kabar lagi jika salah satu temannya yaitu Robin (Miguel Cazarez Mora), dinyatakan hilang saat sedang menuju rumah Finney untuk belajar bersama. Finney pun merasa sangat sedih akan kabar tersebut karena Robin selalu menjadi penyelamat dirinya saat sedang dibully oleh siswa nakal di sekolah. Misteri hilangnya Robin itu sedikit mulai menemukan titik terang disaat Gwen (Madeleine McGraw), adik dari Finney mendapat petunjuk dari mimpinya jika sang pembunuh yang diberi julukan The Grabber (Ethan Hawke) itu mengendarai sebuah mobil van hitam dengan banyak balon warna hitam juga di dalamnya. Gwen sangat yakin akan mimpinya itu karena ia memiliki indera keenam yang diwariskan oleh mendiang ibunya.

Suatu sore, saat Finney berjalan pulang ke rumah, ia melihat mobil van hitam itu dan juga hadir seorang pria paruh baya yang mengaku memiliki trik sulap. Dalam sekejap Finney langsung dikeluarkan dan dimasukkan ke dalam mobil van hitam tersebut. Ketika tersadar, Finney berada di sebuah ruang bawah tanah yang kedap suara dan tidak terkunci. Finney yang histeris dan panik kemudian ditenangkan oleh si penjahat tersebut.
Waktu terus bergulir, Finney terus memutar otaknya agar bisa menemukan jalan keluar dari sana. Suatu ketika, telepon mati berwarna hitam yang menempel di dinding tiba-tiba berdering. Finney bingung dan kemudian mengangkat telepon itu. Lalu Finney mendengar suara-suara misterius yang ternyata berasal dari arwah korban penculikan dan pembunuhan The Grabber.
Arwah korban tersebut memberikan beberapa petunjuk pada Finney untuk bisa menemukan jalan keluar dan membalas dendam mereka terhadap The Grabber. Akankah Finney berhasil selamat dari aksi pembatalan The Grabber itu?
.jpeg)
Untuk segi cerita, premis film THE BLACK PHONE (2022) ini seperti perpaduan antara film IT (2017), SINISTER (2012) dan FRESH (2022) namun dengan menampilkan horor tak biasa khas dari Scott Derrickson. Pada paruh awal film, penonton disuguhkan dengan drama anak-anak sekolah yang jauh dari aksi pengganggu. Teror kemudian datang disaat kasus hilangnya anak-anak secara misterius semakin meningkat. Petunjuk yang terlihat hanya balon udara warna hitam.Ketiga premis tersebut sekilas hampir mirip dengan film IT (2017). Plot semakin kompleks dengan menghadirkan perilaku kasar orang tua terhadap anaknya yang menurutku lumayan mengganggu dan kasar banget anjir. Setelah itu, plot survival dan mencari jalan keluar dari sekapan karakter antagonis di ruang bawah tanah mulai dipertontonkan. Naskah yang ditulis sendiri oleh Scott Derrickson ini tergolong cerdas dan masuk akal.
Aksi karakter Finney untuk mencari cara agar bisa keluar dari ruang bawah tanah terbilang bagus dan tidak dibuat bodoh. Elemen supranatural horor yang disajikan lewat arwah para korban juga eksekusinya juga cakep! Jumpscared yang minim namun sekalinya muncul buset sukses menghentak jantung. Aksi Finney mencari jalan keluar dengan bantuan komunikasi melalui telepon juga menarik perhatian. Tak hanya menyeramkan, film ini juga mempunyai bagian yang berhasil memancing tawa penonton lewat karakter Gwen yang selalu meminta bantuan kepada tuhan. Aksi berdoa yang sesekali menampilkan rasa kecewanya dengan mengumpat cukup berhasil membuat tertawa.
Untuk jajaran pemain, penampilan Ethan Hawke yang kemaren banget baru beres di serial MOON KNIGHT (2022) tampil begitu luwes dan menyeramkan sebagai seorang penipu dengan topeng menyeramkan itu. Gesture serta tatapa matanya selalu berhasil menampilkan aura creepy. Tepuk tangan meriah selanjutnya untuk pemain ansambel anak-anak remaja yang baru aku lihat dalam film ini saja. Mason Thames, Madeleine McGraw dan Miguel Cazarez bisa jadi the next big thing di industri film Hollywood.Secara keseluruhan, film THE BLACK PHONE (2022) berhasil mendobrak stereotip film horor yang dimana sosok setan pun tak harus jahat dan menyeramkan. Keren sih!
.jpeg)
Penduduk di wilayah North Denver, Colorado diresahkan dengan misteri hilangnya anak-anak pria secara misterius. Pihak kepolisian dan detektif cukup kesulitan untuk menemukan pelaku pelacakan karena jejak yang ditinggalkan sang pelaku saat menculik korban hanya balon berwarna hitam. Beberapa anak yang sudah hilang merupakan teman sekolah dari Finney (Mason Thames). Kejadian tersebut membuat Finney dan anak-anak sekolah lain harus lebih waspada saat berada di luar rumah.

Suatu hari, Finney mendapat kabar lagi jika salah satu temannya yaitu Robin (Miguel Cazarez Mora), dinyatakan hilang saat sedang menuju rumah Finney untuk belajar bersama. Finney pun merasa sangat sedih akan kabar tersebut karena Robin selalu menjadi penyelamat dirinya saat sedang dibully oleh siswa nakal di sekolah. Misteri hilangnya Robin itu sedikit mulai menemukan titik terang disaat Gwen (Madeleine McGraw), adik dari Finney mendapat petunjuk dari mimpinya jika sang pembunuh yang diberi julukan The Grabber (Ethan Hawke) itu mengendarai sebuah mobil van hitam dengan banyak balon warna hitam juga di dalamnya. Gwen sangat yakin akan mimpinya itu karena ia memiliki indera keenam yang diwariskan oleh mendiang ibunya.

Suatu sore, saat Finney berjalan pulang ke rumah, ia melihat mobil van hitam itu dan juga hadir seorang pria paruh baya yang mengaku memiliki trik sulap. Dalam sekejap Finney langsung dikeluarkan dan dimasukkan ke dalam mobil van hitam tersebut. Ketika tersadar, Finney berada di sebuah ruang bawah tanah yang kedap suara dan tidak terkunci. Finney yang histeris dan panik kemudian ditenangkan oleh si penjahat tersebut.
Waktu terus bergulir, Finney terus memutar otaknya agar bisa menemukan jalan keluar dari sana. Suatu ketika, telepon mati berwarna hitam yang menempel di dinding tiba-tiba berdering. Finney bingung dan kemudian mengangkat telepon itu. Lalu Finney mendengar suara-suara misterius yang ternyata berasal dari arwah korban penculikan dan pembunuhan The Grabber.
Arwah korban tersebut memberikan beberapa petunjuk pada Finney untuk bisa menemukan jalan keluar dan membalas dendam mereka terhadap The Grabber. Akankah Finney berhasil selamat dari aksi pembatalan The Grabber itu?
.jpeg)
Untuk segi cerita, premis film THE BLACK PHONE (2022) ini seperti perpaduan antara film IT (2017), SINISTER (2012) dan FRESH (2022) namun dengan menampilkan horor tak biasa khas dari Scott Derrickson. Pada paruh awal film, penonton disuguhkan dengan drama anak-anak sekolah yang jauh dari aksi pengganggu. Teror kemudian datang disaat kasus hilangnya anak-anak secara misterius semakin meningkat. Petunjuk yang terlihat hanya balon udara warna hitam.Ketiga premis tersebut sekilas hampir mirip dengan film IT (2017). Plot semakin kompleks dengan menghadirkan perilaku kasar orang tua terhadap anaknya yang menurutku lumayan mengganggu dan kasar banget anjir. Setelah itu, plot survival dan mencari jalan keluar dari sekapan karakter antagonis di ruang bawah tanah mulai dipertontonkan. Naskah yang ditulis sendiri oleh Scott Derrickson ini tergolong cerdas dan masuk akal.
Aksi karakter Finney untuk mencari cara agar bisa keluar dari ruang bawah tanah terbilang bagus dan tidak dibuat bodoh. Elemen supranatural horor yang disajikan lewat arwah para korban juga eksekusinya juga cakep! Jumpscared yang minim namun sekalinya muncul buset sukses menghentak jantung. Aksi Finney mencari jalan keluar dengan bantuan komunikasi melalui telepon juga menarik perhatian. Tak hanya menyeramkan, film ini juga mempunyai bagian yang berhasil memancing tawa penonton lewat karakter Gwen yang selalu meminta bantuan kepada tuhan. Aksi berdoa yang sesekali menampilkan rasa kecewanya dengan mengumpat cukup berhasil membuat tertawa.
Untuk jajaran pemain, penampilan Ethan Hawke yang kemaren banget baru beres di serial MOON KNIGHT (2022) tampil begitu luwes dan menyeramkan sebagai seorang penipu dengan topeng menyeramkan itu. Gesture serta tatapa matanya selalu berhasil menampilkan aura creepy. Tepuk tangan meriah selanjutnya untuk pemain ansambel anak-anak remaja yang baru aku lihat dalam film ini saja. Mason Thames, Madeleine McGraw dan Miguel Cazarez bisa jadi the next big thing di industri film Hollywood.
Secara keseluruhan, film THE BLACK PHONE (2022) berhasil mendobrak stereotip film horor yang dimana sosok setan pun tak harus jahat dan menyeramkan. Keren sih!








0 komentar:
Posting Komentar