The Fall Guy (2024)
Pemeran: Ryan Gosling, Emily Blunt, Aaron Taylor-Johnson, Hannah Waddingham, Winston Duke, Stephanie Hsu, Teresa Palmer, Lee Majors, David Collins, Zara Michales, Daniel Nelson, Matuse Paz
Sutradara: David Leitch
Studio: 87 North Productions, Entertainment 360, Universal Pictures
Colt Seavers (Ryan Gosling) dikenal sebagai pemeran pengganti atau stuntman untuk aktor yang sedang naik daun yaitu Tom Ryder (Aaron Taylor-Johnson). Hampir di setiap film action yang dibintangi Ryder selalu memakai Colt untuk adegan-adegan berbahaya. Hal tersebut membuat mereka berdua menjadi akrab satu sama lain. Selama menjadi stuntman, Colt menjalin hubungan asmara dengan operator kamera yaitu Jody Moreno (Emily Blunt).

Suatu hari, Colt mengalami kecelakaan saat melakukan adegan terjatuh dari ketinggian untuk syuting adegan berbahaya yang harus dilakukan Ryder. Hal tersebut menyebabkan Colt mengalami cidera punggung yang parah dan segera dibawa ke rumah sakit. Colt memilih untuk menyalahkan dirinya sendiri dan menganggap dirinya teledor daripada harus menyalahkan Ryder, tim produksi film ataupun kekasihnya, Jody. Colt kemudian mengambil keputusan untuk pensiun sebagai stuntman dan menghilang sejenak dari dunia produksi film layar lebar, termasuk berakhirnya dengan Jody. Selama proses pemulihan kondisi tubuhnya, Colt bekerja sebagai valet di sebuah restoran Meksiko.
Setahun pensiun sebagai stuntman, tiba-tiba Colt mendapat panggilan dari produser yaitu Gail Meyer (Hannah Waddingham) untuk bergabung dengan proyek film terbaru dari Tom Ryder yang akan segera diproduksi berjudul Metalstorm. Film tersebut merupakan debut dari Jody Moreno sebagai sutradara film layar lebar. Colt pun bersedia untuk kembali menjadi stuntman dari Ryder Asal Gail tidak memberitahukan keberadaan dirinya pada Jody saat berada di lokasi syuting.

Tiba di Australia, Colt bertemu kembali dengan para kru film yang sudah dikenalnya. Colt yang berusaha untuk bersembunyi sebagai stuntman, akhirnya diketahui juga oleh Jody. Untuk membalas rasa kesalnya karena berpisah secara mendadak, Jody memberikan pelajaran pada Colt dengan melakukan pengambilan ulang beberapa adegan berbahaya sampai Colt meminta maaf atas perbuatannya. Setelah selesai proses syuting adegan di pinggir pantai, malam berikutnya Colt diminta oleh Gail untuk mengamankan Ryder yang sedang berpesta dan terlihat berkelahi di hotelnya. Tiba disana, Colt tidak menemukan Ryder dan kondisi kamar hotelnya berantakan. Colt terkejut saat ia menemukan jasad seorang pria penuh dengan es batu di bak mandi kamar hotel Ryder.

Proses syuting Metalstorm harus terus berlanjut meskipun Tom Ryder tak tahu keberadaannya dimana. Colt pun menggantikan menggantikan semua adegan yang dilakukan Ryder di film tersebut. Hubungan asmara antara Colt dan Jody pun perlahan mulai membaik. Setelah proses film hampir rampung, Colt diam-diam ingin menyelidiki misteri hilangnya Tom Ryder. Ia kemudian bertemu dengan asisten pribadi dari Ryder dan memberikan sebuah ponsel terkunci yang konon menyimpan informasi tentang keberadaan Ryder. Pada saat yang sama, Colt juga harus berduka dengan beberapa orang jahat yang mengincar ponsel tersebut. Dengan kemampuannya sebagai stuntman, Colt berhasil meloloskan diri dari kejaran para penjahat itu.


Keesokan harinya, Colt berusaha membuka ponsel milik Ryder yang menguncinya dengan bantuan rekannya, Dan Tucker (Winston Duke). Mereka berdua kemudian kembali masuk ke kamar hotel Ryder untuk mencari informasi terbaru tentang misteri menghilangnya Ryder. Setelah mereka berhasil membuka akses ponsel milik Ryder, Colt dan Tucker terkejut dengan sebuah rekaman video yang menampilkan Ryder berkelahi dengan kondisi mabuk berat. Dalam video tersebut, Ryder berkelahi dengan seorang pria dan tak sengaja membuatnya jatuh lalu seketika meninggal dunia. Saat mereka berusaha mengungkap kejadian tersebut, Colt malah dinyatakan sebagai pelaku pembunuhan dari pria yang ternyata adalah stuntman langganan Ryder sebelum Colt. Apa yang sebenarnya terjadi?

Untuk segi cerita, David Leitch dan penulis skenario Drew Pearce menghadirkan plot tentang perjalanan seorang stuntman yang terjebak dalam situasi tak terduga dalam sebuah proyek film layar lebar. Awalnya saya sempat menduga, plot film ini akan berakhir cheesy karena misteri hilangnya karakter Tom Ryder terkait dengan para penjahat, mafia atau gembong narkoba. Tapi ternyata, plot yang dihadirkan jauh dari kata mainstream. Selain sebagai surat cinta sekaligus penghormatan untuk para stuntperson di industri perfilman, THE FALL GUY (2024) memiliki narasi yang kaya akan kejutan melalui lelucon metafora dunia perfilman hingga sekuens adegan aksi yang sebagian besar dilakukan secara praktikal. Bagi kamu penggemar film-film action Hollywood pasti akan mudah tertawa saat banyak dialog membawa referensi film dan karakter ikonik di industri perfilman Hollywood. Kejutan berlapis terus dihadirkan saat film THE FALL GUY (2024) memasuki babak pertengahan hingga akhir film. Plot twist berlapis pun berhasil disimpan dengan rapi, sehingga sulit untuk ditebak oleh penonton. Lebih lanjutnya, duo Leitch dan Drew berhasil menyeimbangkan porsi antara action, komedi dan romantis dalam plot film ini. Yang tak kalah menarik, penonton juga bisa merasakan kritik menohok dari sutradara dan penulis skenario terhadap profesi stuntperson yang selama ini selalu dianggap mata sebelah oleh industri perfilman Hollywood. Bahkan dalam salah satu dialog, film ini juga menyindir The Academy yang tidak pernah memberikan apresiasi dan pengakuan secara luas terhadap jasa stuntperson.
Untuk jajaran pemain, kombinasi Ryan Gosling dan Emily Blunt di film THE FALL GUY (2024) ini merupakan keputusan yang sangat bagus. Penampilan mereka berdua sukses membuat terpukau. Ryan Gosling bertransformasi dari sosok Ken Barbie menjadi Colt Seavers yang tangguh dan selalu berani melakukan banyak adegan berbahaya, meski mengancam nyawanya. Chemistry yang ia bangun dengan Emily Blunt dan para pemain lain juga terasa sangat menyenangkan nya. Penampilan Emily Blunt sebagai sutradara yang debutnya menggarap film layar lebar juga auranya sangat meyakinkan. Penampilan karakter pendukung lainnya yang diperankan oleh Aaron Taylor-Johnson, Winston Duke, Hannah Waddingham dan lain-lain juga memuaskan.Untuk urusan visual, film THE FALL GUY (2024) berhasil menyajikan gambar spektakuler seluruh adegan aksinya disepanjang durasi film. Bahkan saat proses produksi film fiktif METALSTORM yang ada di film ini terlihat sangat meyakinkan. Pokoknya sampai film ini selesai, referensi dan metafora yang dihadirkan semakin kaya! Tepuk tangan meriah juga untuk sekuens aksi di film THE FALL GUY (2024) ini yang ternyata sebagian besar dilakukan secara praktikal tanpa bantuan CGI
Suatu hari, Colt mengalami kecelakaan saat melakukan adegan terjatuh dari ketinggian untuk syuting adegan berbahaya yang harus dilakukan Ryder. Hal tersebut menyebabkan Colt mengalami cidera punggung yang parah dan segera dibawa ke rumah sakit. Colt memilih untuk menyalahkan dirinya sendiri dan menganggap dirinya teledor daripada harus menyalahkan Ryder, tim produksi film ataupun kekasihnya, Jody. Colt kemudian mengambil keputusan untuk pensiun sebagai stuntman dan menghilang sejenak dari dunia produksi film layar lebar, termasuk berakhirnya dengan Jody. Selama proses pemulihan kondisi tubuhnya, Colt bekerja sebagai valet di sebuah restoran Meksiko.
Setahun pensiun sebagai stuntman, tiba-tiba Colt mendapat panggilan dari produser yaitu Gail Meyer (Hannah Waddingham) untuk bergabung dengan proyek film terbaru dari Tom Ryder yang akan segera diproduksi berjudul Metalstorm. Film tersebut merupakan debut dari Jody Moreno sebagai sutradara film layar lebar. Colt pun bersedia untuk kembali menjadi stuntman dari Ryder Asal Gail tidak memberitahukan keberadaan dirinya pada Jody saat berada di lokasi syuting.


Proses syuting Metalstorm harus terus berlanjut meskipun Tom Ryder tak tahu keberadaannya dimana. Colt pun menggantikan menggantikan semua adegan yang dilakukan Ryder di film tersebut. Hubungan asmara antara Colt dan Jody pun perlahan mulai membaik. Setelah proses film hampir rampung, Colt diam-diam ingin menyelidiki misteri hilangnya Tom Ryder. Ia kemudian bertemu dengan asisten pribadi dari Ryder dan memberikan sebuah ponsel terkunci yang konon menyimpan informasi tentang keberadaan Ryder. Pada saat yang sama, Colt juga harus berduka dengan beberapa orang jahat yang mengincar ponsel tersebut. Dengan kemampuannya sebagai stuntman, Colt berhasil meloloskan diri dari kejaran para penjahat itu.


Keesokan harinya, Colt berusaha membuka ponsel milik Ryder yang menguncinya dengan bantuan rekannya, Dan Tucker (Winston Duke). Mereka berdua kemudian kembali masuk ke kamar hotel Ryder untuk mencari informasi terbaru tentang misteri menghilangnya Ryder. Setelah mereka berhasil membuka akses ponsel milik Ryder, Colt dan Tucker terkejut dengan sebuah rekaman video yang menampilkan Ryder berkelahi dengan kondisi mabuk berat. Dalam video tersebut, Ryder berkelahi dengan seorang pria dan tak sengaja membuatnya jatuh lalu seketika meninggal dunia. Saat mereka berusaha mengungkap kejadian tersebut, Colt malah dinyatakan sebagai pelaku pembunuhan dari pria yang ternyata adalah stuntman langganan Ryder sebelum Colt. Apa yang sebenarnya terjadi?

Untuk segi cerita, David Leitch dan penulis skenario Drew Pearce menghadirkan plot tentang perjalanan seorang stuntman yang terjebak dalam situasi tak terduga dalam sebuah proyek film layar lebar. Awalnya saya sempat menduga, plot film ini akan berakhir cheesy karena misteri hilangnya karakter Tom Ryder terkait dengan para penjahat, mafia atau gembong narkoba. Tapi ternyata, plot yang dihadirkan jauh dari kata mainstream. Selain sebagai surat cinta sekaligus penghormatan untuk para stuntperson di industri perfilman, THE FALL GUY (2024) memiliki narasi yang kaya akan kejutan melalui lelucon metafora dunia perfilman hingga sekuens adegan aksi yang sebagian besar dilakukan secara praktikal. Bagi kamu penggemar film-film action Hollywood pasti akan mudah tertawa saat banyak dialog membawa referensi film dan karakter ikonik di industri perfilman Hollywood. Kejutan berlapis terus dihadirkan saat film THE FALL GUY (2024) memasuki babak pertengahan hingga akhir film. Plot twist berlapis pun berhasil disimpan dengan rapi, sehingga sulit untuk ditebak oleh penonton. Lebih lanjutnya, duo Leitch dan Drew berhasil menyeimbangkan porsi antara action, komedi dan romantis dalam plot film ini. Yang tak kalah menarik, penonton juga bisa merasakan kritik menohok dari sutradara dan penulis skenario terhadap profesi stuntperson yang selama ini selalu dianggap mata sebelah oleh industri perfilman Hollywood. Bahkan dalam salah satu dialog, film ini juga menyindir The Academy yang tidak pernah memberikan apresiasi dan pengakuan secara luas terhadap jasa stuntperson.
Tiba di Australia, Colt bertemu kembali dengan para kru film yang sudah dikenalnya. Colt yang berusaha untuk bersembunyi sebagai stuntman, akhirnya diketahui juga oleh Jody. Untuk membalas rasa kesalnya karena berpisah secara mendadak, Jody memberikan pelajaran pada Colt dengan melakukan pengambilan ulang beberapa adegan berbahaya sampai Colt meminta maaf atas perbuatannya. Setelah selesai proses syuting adegan di pinggir pantai, malam berikutnya Colt diminta oleh Gail untuk mengamankan Ryder yang sedang berpesta dan terlihat berkelahi di hotelnya. Tiba disana, Colt tidak menemukan Ryder dan kondisi kamar hotelnya berantakan. Colt terkejut saat ia menemukan jasad seorang pria penuh dengan es batu di bak mandi kamar hotel Ryder.
Proses syuting Metalstorm harus terus berlanjut meskipun Tom Ryder tak tahu keberadaannya dimana. Colt pun menggantikan menggantikan semua adegan yang dilakukan Ryder di film tersebut. Hubungan asmara antara Colt dan Jody pun perlahan mulai membaik. Setelah proses film hampir rampung, Colt diam-diam ingin menyelidiki misteri hilangnya Tom Ryder. Ia kemudian bertemu dengan asisten pribadi dari Ryder dan memberikan sebuah ponsel terkunci yang konon menyimpan informasi tentang keberadaan Ryder. Pada saat yang sama, Colt juga harus berduka dengan beberapa orang jahat yang mengincar ponsel tersebut. Dengan kemampuannya sebagai stuntman, Colt berhasil meloloskan diri dari kejaran para penjahat itu.
Keesokan harinya, Colt berusaha membuka ponsel milik Ryder yang menguncinya dengan bantuan rekannya, Dan Tucker (Winston Duke). Mereka berdua kemudian kembali masuk ke kamar hotel Ryder untuk mencari informasi terbaru tentang misteri menghilangnya Ryder. Setelah mereka berhasil membuka akses ponsel milik Ryder, Colt dan Tucker terkejut dengan sebuah rekaman video yang menampilkan Ryder berkelahi dengan kondisi mabuk berat. Dalam video tersebut, Ryder berkelahi dengan seorang pria dan tak sengaja membuatnya jatuh lalu seketika meninggal dunia. Saat mereka berusaha mengungkap kejadian tersebut, Colt malah dinyatakan sebagai pelaku pembunuhan dari pria yang ternyata adalah stuntman langganan Ryder sebelum Colt. Apa yang sebenarnya terjadi?
Untuk segi cerita, David Leitch dan penulis skenario Drew Pearce menghadirkan plot tentang perjalanan seorang stuntman yang terjebak dalam situasi tak terduga dalam sebuah proyek film layar lebar. Awalnya saya sempat menduga, plot film ini akan berakhir cheesy karena misteri hilangnya karakter Tom Ryder terkait dengan para penjahat, mafia atau gembong narkoba. Tapi ternyata, plot yang dihadirkan jauh dari kata mainstream. Selain sebagai surat cinta sekaligus penghormatan untuk para stuntperson di industri perfilman, THE FALL GUY (2024) memiliki narasi yang kaya akan kejutan melalui lelucon metafora dunia perfilman hingga sekuens adegan aksi yang sebagian besar dilakukan secara praktikal. Bagi kamu penggemar film-film action Hollywood pasti akan mudah tertawa saat banyak dialog membawa referensi film dan karakter ikonik di industri perfilman Hollywood. Kejutan berlapis terus dihadirkan saat film THE FALL GUY (2024) memasuki babak pertengahan hingga akhir film. Plot twist berlapis pun berhasil disimpan dengan rapi, sehingga sulit untuk ditebak oleh penonton. Lebih lanjutnya, duo Leitch dan Drew berhasil menyeimbangkan porsi antara action, komedi dan romantis dalam plot film ini. Yang tak kalah menarik, penonton juga bisa merasakan kritik menohok dari sutradara dan penulis skenario terhadap profesi stuntperson yang selama ini selalu dianggap mata sebelah oleh industri perfilman Hollywood. Bahkan dalam salah satu dialog, film ini juga menyindir The Academy yang tidak pernah memberikan apresiasi dan pengakuan secara luas terhadap jasa stuntperson.
Untuk jajaran pemain, kombinasi Ryan Gosling dan Emily Blunt di film THE FALL GUY (2024) ini merupakan keputusan yang sangat bagus. Penampilan mereka berdua sukses membuat terpukau. Ryan Gosling bertransformasi dari sosok Ken Barbie menjadi Colt Seavers yang tangguh dan selalu berani melakukan banyak adegan berbahaya, meski mengancam nyawanya. Chemistry yang ia bangun dengan Emily Blunt dan para pemain lain juga terasa sangat menyenangkan nya. Penampilan Emily Blunt sebagai sutradara yang debutnya menggarap film layar lebar juga auranya sangat meyakinkan. Penampilan karakter pendukung lainnya yang diperankan oleh Aaron Taylor-Johnson, Winston Duke, Hannah Waddingham dan lain-lain juga memuaskan.
Untuk urusan visual, film THE FALL GUY (2024) berhasil menyajikan gambar spektakuler seluruh adegan aksinya disepanjang durasi film. Bahkan saat proses produksi film fiktif METALSTORM yang ada di film ini terlihat sangat meyakinkan. Pokoknya sampai film ini selesai, referensi dan metafora yang dihadirkan semakin kaya! Tepuk tangan meriah juga untuk sekuens aksi di film THE FALL GUY (2024) ini yang ternyata sebagian besar dilakukan secara praktikal tanpa bantuan CGI






0 komentar:
Posting Komentar