Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang (2023)

Pemeran: Sheila Dara Aisha, Rio Dewanto, Rachel Amanda, Ganindra Bimo, Lutesha, Jerome Kurnia, Donny Damara, Claire DriverSutradara: Angga Dwimas SasongkoStudio: Gambar Visinema, Gambar Warisan, XRM Media
Tak terasa, Aurora (Sheila Dara Aisha) sudah hampir empat tahun tinggal di London untuk melanjutkan pendidikannya. Namun dalam dua bulan terakhir, Aurora hilang tanpa kabar. Hal tersebut membuat keluarganya yang ada di Jakarta khawatir. Atas perintah orang tuanya, Angkasa (Rio Dewanto) dan Awan (Rachel Amanda) pun terbang ke London untuk menjenguk dan memastikan kondisi Aurora disana. Setibanya di London, Angkasa dan Awan langsung mengangkut menuju ke tempat tinggal Aurora. Namun sayang, keduanya tidak langsung bertemu karena Aurora sudah pindah alamat. Rasa khawatir semakin meningkat, Angkasa dan Awan langsung pergi ke kantor kedutaan untuk menanyakan tentang Aurora. Setelah ditelusuri, mereka berhasil mendapatkan alamat email dari teman Aurora yaitu Honey (Lutesha), orang Indonesia yang ada pada salah satu postingan akun sosial media milik Aurora.
Tiba di depan Apartemen milik Honey, Angkasa terkejut saat melihat adiknya yang baru pulang bekerja sebagai kurir sepeda. Kondisi Aurora yang kini bekerja dan numpang tinggal di apartemen orang lain membuat Angkasa dan Awan semakin marah. Pasalnya, tujuan awal Aurora pergi ke London itu untuk melanjutkan pendidikan seninya bukan untuk bekerja hingga numpang tinggal di rumah orang lain. Daripada hidup tidak jelas di London, Awan meminta kakaknya untuk pulang saja ke Indonesia dan meminta maaf pada Ayah (Donny Damara) dan Ibu (Susan Bachtiar).
Aurora pun menjelaskan segala permasalahan yang terjadi dalam dua bulan terakhir di Angkasa dan Awan. Ia memutuskan untuk tinggal sementara di Apartemen milik Honey dan Kit (Jerome Kurnia) karena terjadi bentrokan dengan sang kekasih yaitu Jem (Ganindra Bimo). Semua usaha dan dedikasi Aurora yang selama ini telah membantu Jem untuk pameran seni di London menjadi sia-sia karena alasan-alasan sepele. Jem tak terima semua karya seni yang ia ciptakan bersama dengan Aurora sepi peminat saat di pameran seni. Jem melampiaskan amarah dan kekecewaannya pada Aurora. Mendengar hal tersebut membuat Aurora sakit hati. Pertengkaran yang terjadi itu membuat tugas akhir kuliah Aurora menjadi berantakan dan terancam harus terulang kembali satu semester di tahun depan. Aurora pun mengambil sikap dan mengakhiri perjanjian dengan Jem. Selama dua bulan terakhir, Aurora berusaha untuk bangkit dari keterpurukan dan menata kembali kehidupan yang sudah hancur itu dengan bantuan Honey dan Kit.
Mendengar penjelasan tersebut membuat Angkasa sedih dan juga marah. Ia kemudian berencana membalas dendam pada Jem dengan memanfaatkan Kit. Aksi penyerangan yang dilakukan Angkasa membuatnya harus ditangkap oleh pihak kepolisian. Gara-gara kejadian tersebut, semua rencana hidup Aurora yang sudah diperbaiki terancam hancur. Ia sangat kecewa karena Angkasa dan Awan selalu ikut campur dalam segala hal. Akankah Aurora bisa hidup bahagia?
Film dibuka dengan konflik yang meledak-ledak antara Aurora dengan Jem yang sebelumnya kita tidak pernah tahu mengapa mereka bertengkar. Pada bagian ini, saya yakin penonton pasti merasakan asing melihat apa yang sedang terjadi di Aurora. Plot kemudian loncat pada kisah Aurora yang menjalani hidup bersama dengan Honey dan Kit. Kebersamaan yang terjalin di antara mereka bertiga dieksekusi dengan sangat mengesankan. Angga Sasongko berhasil menyajikan kisah persahabatan yang luar biasa hangat karena mereka memiliki kesamaan yaitu sama-sama anak perantauan. Terjadilah hal itu menciptakan rasa nyaman satu sama lain dan menjadikan mereka persahabatan seperti sebuah keluarga baru yang selalu mengerti akan apa yang kita rasakan. Aku semakin jatuh hati pada film ini saat melihat keputusan yang diambil Aurora di babak akhir film. Semua kejadian yang akhirnya dijawab pada penghujung film sukses membuat hati lega, bahagia sekaligus meneteskan air mata berkali-kali. Apik banget!
Untuk pemeran ansambel, penampilan Sheila Dara Aisha semakin kuat dan memuaskan lewat peran Aurora. Luapan emosi dan perasaan yang selama ini dipendam akhirnya bisa tercurahkan dihadapan kedua saudaranya. Kehadiran Angkasa dan Awan yang diperankan Rio Dewanto dan Rachel Amanda juga semakin memperkuat konflik emosinal antara ketiga bersaudara ini. Selain mereka, tepuk tangan meriah untuk Lutesha dan Jerome Kurnia yang tampil mencuri perhatian sebagai sahabat dekat Aurora. Kehadiran Honey dan Kit memberikan warna tersendiri untuk perjalanan hidup Aurora di London. Konflik yang sempat terjadi di antara mereka bertiga juga bagus banget!

Pemeran: Sheila Dara Aisha, Rio Dewanto, Rachel Amanda, Ganindra Bimo, Lutesha, Jerome Kurnia, Donny Damara, Claire Driver
Sutradara: Angga Dwimas Sasongko
Studio: Gambar Visinema, Gambar Warisan, XRM Media
Tak terasa, Aurora (Sheila Dara Aisha) sudah hampir empat tahun tinggal di London untuk melanjutkan pendidikannya. Namun dalam dua bulan terakhir, Aurora hilang tanpa kabar. Hal tersebut membuat keluarganya yang ada di Jakarta khawatir. Atas perintah orang tuanya, Angkasa (Rio Dewanto) dan Awan (Rachel Amanda) pun terbang ke London untuk menjenguk dan memastikan kondisi Aurora disana. Setibanya di London, Angkasa dan Awan langsung mengangkut menuju ke tempat tinggal Aurora. Namun sayang, keduanya tidak langsung bertemu karena Aurora sudah pindah alamat. Rasa khawatir semakin meningkat, Angkasa dan Awan langsung pergi ke kantor kedutaan untuk menanyakan tentang Aurora. Setelah ditelusuri, mereka berhasil mendapatkan alamat email dari teman Aurora yaitu Honey (Lutesha), orang Indonesia yang ada pada salah satu postingan akun sosial media milik Aurora.
Tiba di depan Apartemen milik Honey, Angkasa terkejut saat melihat adiknya yang baru pulang bekerja sebagai kurir sepeda. Kondisi Aurora yang kini bekerja dan numpang tinggal di apartemen orang lain membuat Angkasa dan Awan semakin marah. Pasalnya, tujuan awal Aurora pergi ke London itu untuk melanjutkan pendidikan seninya bukan untuk bekerja hingga numpang tinggal di rumah orang lain. Daripada hidup tidak jelas di London, Awan meminta kakaknya untuk pulang saja ke Indonesia dan meminta maaf pada Ayah (Donny Damara) dan Ibu (Susan Bachtiar).
Aurora pun menjelaskan segala permasalahan yang terjadi dalam dua bulan terakhir di Angkasa dan Awan. Ia memutuskan untuk tinggal sementara di Apartemen milik Honey dan Kit (Jerome Kurnia) karena terjadi bentrokan dengan sang kekasih yaitu Jem (Ganindra Bimo). Semua usaha dan dedikasi Aurora yang selama ini telah membantu Jem untuk pameran seni di London menjadi sia-sia karena alasan-alasan sepele. Jem tak terima semua karya seni yang ia ciptakan bersama dengan Aurora sepi peminat saat di pameran seni. Jem melampiaskan amarah dan kekecewaannya pada Aurora. Mendengar hal tersebut membuat Aurora sakit hati. Pertengkaran yang terjadi itu membuat tugas akhir kuliah Aurora menjadi berantakan dan terancam harus terulang kembali satu semester di tahun depan. Aurora pun mengambil sikap dan mengakhiri perjanjian dengan Jem. Selama dua bulan terakhir, Aurora berusaha untuk bangkit dari keterpurukan dan menata kembali kehidupan yang sudah hancur itu dengan bantuan Honey dan Kit.
Mendengar penjelasan tersebut membuat Angkasa sedih dan juga marah. Ia kemudian berencana membalas dendam pada Jem dengan memanfaatkan Kit. Aksi penyerangan yang dilakukan Angkasa membuatnya harus ditangkap oleh pihak kepolisian. Gara-gara kejadian tersebut, semua rencana hidup Aurora yang sudah diperbaiki terancam hancur. Ia sangat kecewa karena Angkasa dan Awan selalu ikut campur dalam segala hal. Akankah Aurora bisa hidup bahagia?
Film dibuka dengan konflik yang meledak-ledak antara Aurora dengan Jem yang sebelumnya kita tidak pernah tahu mengapa mereka bertengkar. Pada bagian ini, saya yakin penonton pasti merasakan asing melihat apa yang sedang terjadi di Aurora. Plot kemudian loncat pada kisah Aurora yang menjalani hidup bersama dengan Honey dan Kit. Kebersamaan yang terjalin di antara mereka bertiga dieksekusi dengan sangat mengesankan. Angga Sasongko berhasil menyajikan kisah persahabatan yang luar biasa hangat karena mereka memiliki kesamaan yaitu sama-sama anak perantauan. Terjadilah hal itu menciptakan rasa nyaman satu sama lain dan menjadikan mereka persahabatan seperti sebuah keluarga baru yang selalu mengerti akan apa yang kita rasakan. Aku semakin jatuh hati pada film ini saat melihat keputusan yang diambil Aurora di babak akhir film. Semua kejadian yang akhirnya dijawab pada penghujung film sukses membuat hati lega, bahagia sekaligus meneteskan air mata berkali-kali. Apik banget!
Untuk pemeran ansambel, penampilan Sheila Dara Aisha semakin kuat dan memuaskan lewat peran Aurora. Luapan emosi dan perasaan yang selama ini dipendam akhirnya bisa tercurahkan dihadapan kedua saudaranya. Kehadiran Angkasa dan Awan yang diperankan Rio Dewanto dan Rachel Amanda juga semakin memperkuat konflik emosinal antara ketiga bersaudara ini. Selain mereka, tepuk tangan meriah untuk Lutesha dan Jerome Kurnia yang tampil mencuri perhatian sebagai sahabat dekat Aurora. Kehadiran Honey dan Kit memberikan warna tersendiri untuk perjalanan hidup Aurora di London. Konflik yang sempat terjadi di antara mereka bertiga juga bagus banget!
Tak terasa, Aurora (Sheila Dara Aisha) sudah hampir empat tahun tinggal di London untuk melanjutkan pendidikannya. Namun dalam dua bulan terakhir, Aurora hilang tanpa kabar. Hal tersebut membuat keluarganya yang ada di Jakarta khawatir. Atas perintah orang tuanya, Angkasa (Rio Dewanto) dan Awan (Rachel Amanda) pun terbang ke London untuk menjenguk dan memastikan kondisi Aurora disana. Setibanya di London, Angkasa dan Awan langsung mengangkut menuju ke tempat tinggal Aurora. Namun sayang, keduanya tidak langsung bertemu karena Aurora sudah pindah alamat. Rasa khawatir semakin meningkat, Angkasa dan Awan langsung pergi ke kantor kedutaan untuk menanyakan tentang Aurora. Setelah ditelusuri, mereka berhasil mendapatkan alamat email dari teman Aurora yaitu Honey (Lutesha), orang Indonesia yang ada pada salah satu postingan akun sosial media milik Aurora.
Tiba di depan Apartemen milik Honey, Angkasa terkejut saat melihat adiknya yang baru pulang bekerja sebagai kurir sepeda. Kondisi Aurora yang kini bekerja dan numpang tinggal di apartemen orang lain membuat Angkasa dan Awan semakin marah. Pasalnya, tujuan awal Aurora pergi ke London itu untuk melanjutkan pendidikan seninya bukan untuk bekerja hingga numpang tinggal di rumah orang lain. Daripada hidup tidak jelas di London, Awan meminta kakaknya untuk pulang saja ke Indonesia dan meminta maaf pada Ayah (Donny Damara) dan Ibu (Susan Bachtiar).
Aurora pun menjelaskan segala permasalahan yang terjadi dalam dua bulan terakhir di Angkasa dan Awan. Ia memutuskan untuk tinggal sementara di Apartemen milik Honey dan Kit (Jerome Kurnia) karena terjadi bentrokan dengan sang kekasih yaitu Jem (Ganindra Bimo). Semua usaha dan dedikasi Aurora yang selama ini telah membantu Jem untuk pameran seni di London menjadi sia-sia karena alasan-alasan sepele. Jem tak terima semua karya seni yang ia ciptakan bersama dengan Aurora sepi peminat saat di pameran seni. Jem melampiaskan amarah dan kekecewaannya pada Aurora. Mendengar hal tersebut membuat Aurora sakit hati. Pertengkaran yang terjadi itu membuat tugas akhir kuliah Aurora menjadi berantakan dan terancam harus terulang kembali satu semester di tahun depan. Aurora pun mengambil sikap dan mengakhiri perjanjian dengan Jem. Selama dua bulan terakhir, Aurora berusaha untuk bangkit dari keterpurukan dan menata kembali kehidupan yang sudah hancur itu dengan bantuan Honey dan Kit.
Mendengar penjelasan tersebut membuat Angkasa sedih dan juga marah. Ia kemudian berencana membalas dendam pada Jem dengan memanfaatkan Kit. Aksi penyerangan yang dilakukan Angkasa membuatnya harus ditangkap oleh pihak kepolisian. Gara-gara kejadian tersebut, semua rencana hidup Aurora yang sudah diperbaiki terancam hancur. Ia sangat kecewa karena Angkasa dan Awan selalu ikut campur dalam segala hal. Akankah Aurora bisa hidup bahagia?
Film dibuka dengan konflik yang meledak-ledak antara Aurora dengan Jem yang sebelumnya kita tidak pernah tahu mengapa mereka bertengkar. Pada bagian ini, saya yakin penonton pasti merasakan asing melihat apa yang sedang terjadi di Aurora. Plot kemudian loncat pada kisah Aurora yang menjalani hidup bersama dengan Honey dan Kit. Kebersamaan yang terjalin di antara mereka bertiga dieksekusi dengan sangat mengesankan. Angga Sasongko berhasil menyajikan kisah persahabatan yang luar biasa hangat karena mereka memiliki kesamaan yaitu sama-sama anak perantauan. Terjadilah hal itu menciptakan rasa nyaman satu sama lain dan menjadikan mereka persahabatan seperti sebuah keluarga baru yang selalu mengerti akan apa yang kita rasakan. Aku semakin jatuh hati pada film ini saat melihat keputusan yang diambil Aurora di babak akhir film. Semua kejadian yang akhirnya dijawab pada penghujung film sukses membuat hati lega, bahagia sekaligus meneteskan air mata berkali-kali. Apik banget!
Untuk pemeran ansambel, penampilan Sheila Dara Aisha semakin kuat dan memuaskan lewat peran Aurora. Luapan emosi dan perasaan yang selama ini dipendam akhirnya bisa tercurahkan dihadapan kedua saudaranya. Kehadiran Angkasa dan Awan yang diperankan Rio Dewanto dan Rachel Amanda juga semakin memperkuat konflik emosinal antara ketiga bersaudara ini. Selain mereka, tepuk tangan meriah untuk Lutesha dan Jerome Kurnia yang tampil mencuri perhatian sebagai sahabat dekat Aurora. Kehadiran Honey dan Kit memberikan warna tersendiri untuk perjalanan hidup Aurora di London. Konflik yang sempat terjadi di antara mereka bertiga juga bagus banget!






0 komentar:
Posting Komentar