Juli 14, 2025
Ayat-Ayat Cinta 2 (2017)
Pemeran: Fedi Nuril, Dewi Sandra, Tatjana Saphira, Chelsea Islan, Arie Untung, Pandji Pragiwaksono, Nur Fazura, Dewi Irawan, Bront Palarae.
Sutradara: Guntur Soeharjanto
Studio: Gambar MD
Fahri (Fedi Nuril) berduka atas kesedihan yang luar biasa. Istri yang sangat ia cintai yakni Aisha (Dewi Sandra) hilang tanpa kabar selama bertahun-tahun. Terakhir ia mendapat kabar, Aisha pergi ke Palestina untuk menjadi relawan membantu para korban anak-anak perang Palestina-Israel bersama dengan sahabatnya Alice, dari Amerika.
Meskipun kini Fahri telah tinggal di Edinburgh, Eropa, hidup sangat mapan, menjadi dosen yang dikagumi banyak mahasiswanya, namun ia tetap merasa hampa tanpa adanya Aisha. Alasan Fahri dan Aisha dulu menetap di Edinburgh karena lingkungannya mempunyai keberagaman dalam menganut kepercayaan namun terasa sangat menghormati satu sama lain. Sama seperti di Indonesia.
Semasa Aisha hilang tanpa kabar, Fahri tinggal bersama dengan sahabatnya yang berasal dari Turki bernama Hulusi (Pandji Pragiwaksono) dan Misbah (Arie Untung). Fahri bertetangga dengan orang-orang yang memiliki perbedaan kepercayaan di dalamnya. Ada Keira (Chelsea Islan) seorang pemain biola bersama adiknya yang sangat membenci Fahri karena menganggap Fahri adalah seorang teroris muslim. Lalu ada Brenda (Nur Fazura) seorang pengacara yang doyan mabuk-mabukan namun menyimpan rasa suka pada Fahri. Lalu ada Catarina (Dewi Irawan), seorang nenek renta yahudi yang sedang mengalami masalah besar dengan anaknya yakni Baruch (Bront Paralae). Lalu di kampusnya, Fahri juga dikelilingi beberapa wanita yang selalu terpesona olehnya. Ada Lynda (Millane Fernandez), juga Hulya (Tatjana Saphira),
saudara dari keluarga Aisha yang kebetulan akan melanjutkan kuliahnya di Edinburgh. Dan yang terakhir adalah Sabina (Dewi Sandra) seorang wanita misterius bercadar yang Fahri panjang ketika Sabina diumpamakan sebagai pengemis dan imigran gelap di Edinburgh.
Fahri mengalami berbagai macam kejadian dengan para wanita yang ada disekitarnya. Fahri yang dibantu oleh Hulusi dan Misbah harus menangani kasus pencurian di mini market yang konon dilakukan oleh adiknya Keira, kemudian harus melakukan debat tentang sudut pandang antar aksi perang di Palestina-Israel dan keberagamaan yang ada di Edinburgh, membantu nenek Catarina menyelesaikan masalahnya, hingga macet dengan sindikat perdangangan online wanita malam disana yang melibatkan Keira.
Dengan kebaikan serta kemurahan hatinya, Fahri selalu berhasil melewati berbagai kejadian tersebut. Ia bahkan semakin dicintai oleh orang-orang disekitarnya. Termasuk Hulya, yang kemudian membuat Fahri memutuskan untuk membina rumah tangganya. Ditengah kebahagiaan yang menyertai Fahri dan Hulya usai menikah dan tengah mengandung buah hati mereka, keluarga kecilnya itu harus diuji dengan hadirnya dua orang yang datang dari masa lalu Fahri. Siapakah mereka?
memang menjadi fenomenal saat itu. Dengan mengangkat tema poligami yang kala itu masih sangat sensitif, Hanung Bramantyo sukses menghadirkan kisah yang tak hanya mengharu biru namun juga mempunyai nilai religius yang sangat kuat. Tak heran jika film pertamanya itu menjadi salah satu Film Drama Indonesia terbaik yang pernah ada. Ditambah lagi dengan deretan soundtracknya yang sangat mengesankan dan menurut gue menjadi salah satu Soundtrack Film Indonesia Terbaik Sepanjang Masa.
9/10 tahun berlalu. Manoj Punjabi kemudian mengejutkan para pecinta Film Indonesia dengan menghadirkan kelanjutan kisah cinta Fahri dan Aisha. Beliau masih mengadaptasi dari novel keduanya yang masih ditulis oleh Habbiburrahman El-Shirazy. Disutradarai oleh Guntur Soeharjanto,
0 komentar:
Posting Komentar