Juli 14, 2025
Affliction (2021)
Pemeran: Raihaanun, Ibnu Jamil, Tutie Kirana, Dea Panendra, Abiyyu Barakbah, Tasya Putri, Hetty Reksoprodjo, Ernanta Kusuma Panca, Mulyani
Sutradara: Teddy Soeriaatmadja
Studio: Karuna Pictures, Rumah Roemah Gambar, Netflix
Hasan (Ibnu Jamil) dan Nina (Raihaanun) merupakan pasangan suami istri yang dikaruniai dua orang anak yaitu Ryan (Abiyyu Barakbah) dan Tasya (Tasya Putri). Saat inilah Hasan berprofesi sebagai psikolog anak dan tengah disibukkan dengan persiapan untuk acara pelantikan dirinya sebagai ketua asosiasi psikolog. Melihat ayahnya semakin sibuk membuat Ryan dan Tasya merasa sedih, karena ayah mereka tak punya lagi waktu luang untuk bisa menghabiskan waktu bersama keluarga. Nina pun meminta pada Hasan untuk meluangkan sedikit waktu saja demi anak-anak mereka. Hasan pun berjanji, setelah pelantikan ia akan mengajak keluarga kecilnya untuk berliburan.
Disaat kedua anaknya pergi sekolah dan sang suami pergi bekerja, Nina pun mencoba untuk istirahat sejenak. Selang beberapa waktu, Nina dikejutkan dengan suara pintu rumah yang terbuka. Kedatangan Nina tamu bernama Narsih (Dea Panendra) yang mengaku ia adalah pengasuh dan perawat Bunda (Tutie Kirana), Ibu dari Hasan. Maksud kedatangan Narsih ini ingin mengabarkan jika kondisi kesehatan Bunda di kampung semakin menurun. Narsih sudah tidak sanggup lagi merawat Bunda dan meminta Hasan beserta keluarganya untuk datang ke kampung menengok Bunda.
Disaat kedua anaknya pergi sekolah dan sang suami pergi bekerja, Nina pun mencoba untuk istirahat sejenak. Selang beberapa waktu, Nina dikejutkan dengan suara pintu rumah yang terbuka. Kedatangan Nina tamu bernama Narsih (Dea Panendra) yang mengaku ia adalah pengasuh dan perawat Bunda (Tutie Kirana), Ibu dari Hasan. Maksud kedatangan Narsih ini ingin mengabarkan jika kondisi kesehatan Bunda di kampung semakin menurun. Narsih sudah tidak sanggup lagi merawat Bunda dan meminta Hasan beserta keluarganya untuk datang ke kampung menengok Bunda.
Setiba di rumah Bunda, Hasan dan Nina terkejut melihat Bunda sedang berbicara dan membawa pisau di belakang rumah. Hasan langsung mengambil pisau tersebut dan membawa Bunda ke kamar untuk beristirahat. Setelah pulih, Bunda akhirnya bisa mengingat kembali Hasan dan Nina. Keluarga kecil ini kemudian menyantap makan malam lalu beristirahat.
Saat malam hari, keanehan mulai dirasakan oleh Nina, Ryan dan Tasya. Nina selalu bermimpi buruk. Ryan merasakan ada yang aneh dengan kamar yang tak boleh dibuka dan Tasya terbangun dari tidur setelah kakinya ditarik. Kejadian itu tak membuat Hasan percaya. Namun suasana mencekam terus menghantui mereka selama berada dirumah Bunda. Penampakan sosok anak kecil selalu muncul di pekarangan rumah, bahkan semakin lama, penampakan itu menyerang kondisi Nina, Ryan dan Tasya.
Disaat Nina, Ryan dan Tasya berbelanja ke warung, ia tak sengaja melihat Narsih. Nina pun berjalan membuntuti Narsih dan mengantarkannya ke rumah warga yang dianggap warga sekitar gila. Setelah ditelusuri lebih jauh, Nina mendapatkan fakta jika warga gila tersebut karena kehilangan anaknya dan sampai saat ini jasad sang anak belum ditemukan. Sementara itu, kondisi Bunda semakin memburuk karena terus menunjukkan sikap yang aneh. Ia selalu menunjuk pohon besar yang ada di pekarangan rumah. Apa yang sebenarnya terjadi antara Bunda dan juga Hasan?
tidak mengandalkan jumpscared dan penampakan untuk menakuti penonton. Bahkan, hampir 45 menit berjalan, film ini tidak menyuguhkan sesuatu yang mengerikan. Meski begitu, film ini masih mempunyai amunisi untuk menakut-nakuti penonton berkat penampilan aktris senior Tutie Kirana. Karakter Bunda yang ia perankan berhasil menyajikan sosok pengidap Alzheimer dengan sangat baik. Dalam waktu singkat Bunda Tutie bisa menghadirkan dua ekspresi yang sangat berbeda. Hal serupa pun ditampilkan oleh Raihaanun dan juga Ibnu Jamil. Penampilan mereka sungguh total sebagai pasangan suami istri yang menyimpan rahasia kelam di masa lalu. Kisaran emosi keduanya patut diacungi jempol. Apalagi di babak final yang menampilkan plot twist, ekspresi keduanya begitu mengesankan.
0 komentar:
Posting Komentar