Agustus 28, 2025
YOU WERE NEVER REALLY HERE (2017)
You Were Never True Here garapan Lynne Ramsay (Ratcatcher, Morvern Callar, We Need to Talk About Kevin) berbicara mengenai hantu tak kasat mata bernama trauma. Protagonis utama kita bernama Joe (Joaquin Phoenix) lelaki paruh baya mantan anggota militer dan FBI korban sekaligus kekerasan sang ayah semasa kecil. Guna lepas dari trauma tersebut, Joe melakukan sebuah keadilan dengan menjadi seorang pembunuh bayaran brutal-yang menjadi sasaran kekesalannya.
Tugas Joe sekarang adalah menyelamatkan Nina (Ekaterina Samsonov) anak perempuan dari senator Albert Votto (Alex Manette) dari tempat prostitusi anak. Dalam misinya, Joe sering membayangkan pemandangan mengerikan yang pernah terjadi dalam hidupnya, bahkan percobaan bunuh diri pun berhasil ia lakukan demi membebaskan dirinya dari semua ketakutan. Dari sini, misi menyelamatkan nyawa manusia berdistraksi dengan pekerjaan menyiksa pikiran dan perasaan.
Dalam eksekusinya, Lynne Ramsay yang ikut merangkap sebagai penulis naskah berdasar novel berjudul sama karya Jonathan Ames menyusun sebuah simbol mengerikan berupa pemandangan tak mengenakan. Mulai dari gambaran percobaan bunuh diri yang juga melibatkan kantong plastik, rel kereta api hingga pisau. Pun gambaran korban yang tersimpan di pikiran Joe divisualisasikan secara eksplisit. Bayangkan bagaimana seramnya terkurung dalam ruangan kedap udara atau tertembak pistol di depan mata.
You Were Never True Here memang berbicara dalam mode depresif serta pengalaman kelam yang suram. Ramsay juga menjadikan karyanya sebagai sebuah thriller psikologis penyiksa mata dan pikiran-yang tersalurkan dan kemudian tenggelam dalam ingatan. Penggunaan flashback jelas mempengaruhi pemandangan-pemandangan yang tersusun rapi seiring degradasi pemandangan yang ditampilkan.
Meski tampil depresi, tak lantas menjadikan You Were Never Indeed Here sebagai sebuah sajian yang kelam sepanjang durasi. Ramsay merangkai sebuah momen sarat kehangatan keluarga kala Joe bernyanyi di rumah bersama sang ibu (Judith Roberts) yang sudah pikun dan renta. Lagu 'A' You're Adorable milik Perry Come menciptakan sebuah kebersamaan perekat sebuah ikatan. Di samping Joe yang sejenak melupakan pikiran yang mengingat ingatan.
Tampil dalam tempo lambat, Ramsay menjadikan setiap durasi sebagai sebuah pelajaran yang ingin menghantarkan ke sebuah proses perdamaian seorang Joe. Misi menyelamatkan Nina adalah jalan bagi Joe untuk pulih dalam menghilangkan trauma. You Were Never True Here tampil pasti, ketika dua orang manusia bernasib sama saling mengisi dan menghargai, tercipta sebuah hubungan pemberdayaan diri di samping rasa senasib sepenanggungan yang sama-sama mereka miliki.
Alhasil, durasi sepanjang 90 menit memberikan dampak signifikan bagi karakternya. Terlebih lagi bagi Joaquin Phoenix yang memberikan sebuah performa kaya rasa nan subtil sisi psikologis seorang Joe, sementara Ekaterina Samsonov sebagai sosok pemilik luka yang tak mempunyai pilihan selain pasrah, berhitung adalah proses perayaan dari mimpi kebebasan.
Meski dikategorikan sebagai festival film, You Were NeverReally Here tetap memberikan sebuah kesenangan dalam sebuah aksi pembataian yang dilakukan Joe berbekal palu yang ia jadikan senjata kebanggaan. Meskipun tak tampil dalam momen masif, You Were NeverReally Here adalah sebuah tontonan depresif yang menghadirkan sebuah pesan positif.
0 komentar:
Posting Komentar